Pindahkan lokasi ISG, Menpora bantah tak hargai Riau
Senin, 29 April 2013 - 18:38 WIB
Pindahkan lokasi ISG, Menpora bantah tak hargai Riau
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo membantah pernyataan Gubernur Riau, Rusli Zainal yang menyebutkan pemindahan lokasi pagelaran Islamic Solidarity Games (ISG) dari Pekanbaru ke Jakarta dilakukan secara sepihak. Tapi menurut Roy pemindahan tersebut sebagai upaya untuk tetap menggelar kompetisi antar negara Islam tersebut.
"Pemindahan ISG dari Pekanbaru ke Jakarta merupakan upaya untuk menyelamatkan event tersebut dari kegagalan dan ketidaktertiban administrasi," tegas Roy melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (29/4/2013).
Ditambahkan Roy, pemindahan itu juga dilakukan justru atas saran dari tokoh-tokoh masyarakat Riau. Sementara itu, Pemda DKI juga diakui Roy sudah menyatakan kesiapan untuk menyelenggarakan ISG. "Ini dilakukan atas rekomendasi KOI, Panitia Pusat, Wakil ISSF, Tokoh-tokoh masyarakat Riau, Kemenkokesra dan unsur-unsur lainnya. Gubernur DKI pun sudah OK," tutup Roy.
Sebelumnya Rusli Zainal mengatakan pemindahan ISG ke Jakarta, dianggap tidak menghargai jerih payah masyarakat Riau. "Harusnya Menpora memberikan solusi dan mendorong pembangunan daerah melalui olahraga. Ini yang telah kami usahakan selama tiga tahun. Tetapi semuanya seolah tidak dihargai Menpora," ungkap Rusli.
"Pemindahan ISG dari Pekanbaru ke Jakarta merupakan upaya untuk menyelamatkan event tersebut dari kegagalan dan ketidaktertiban administrasi," tegas Roy melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (29/4/2013).
Ditambahkan Roy, pemindahan itu juga dilakukan justru atas saran dari tokoh-tokoh masyarakat Riau. Sementara itu, Pemda DKI juga diakui Roy sudah menyatakan kesiapan untuk menyelenggarakan ISG. "Ini dilakukan atas rekomendasi KOI, Panitia Pusat, Wakil ISSF, Tokoh-tokoh masyarakat Riau, Kemenkokesra dan unsur-unsur lainnya. Gubernur DKI pun sudah OK," tutup Roy.
Sebelumnya Rusli Zainal mengatakan pemindahan ISG ke Jakarta, dianggap tidak menghargai jerih payah masyarakat Riau. "Harusnya Menpora memberikan solusi dan mendorong pembangunan daerah melalui olahraga. Ini yang telah kami usahakan selama tiga tahun. Tetapi semuanya seolah tidak dihargai Menpora," ungkap Rusli.
(akr)