FIFA gandeng perusahaan Jerman produksi GLT
Selasa, 02 April 2013 - 23:14 WIB
FIFA gandeng perusahaan Jerman produksi GLT
A
A
A
Sindonews.com – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menunjuk perusahaan asal Jerman Goal Control sebagai penyedia goal-line technology (GLT). Rencananya GLT akan resmi dipakai pada Piala Konfoderasi dan Piala Dunia 2014 di Brasil.
Goal Control akan menggunakan sistem bernama Goal Control-4D. Sistem tersebut akan menggunakan 14 kamera berkecepatan tinggi dan akan di letakan di sekitar lapangan. Kamera-kamera tersebut akan di arahkan tepat pada dua gawang.
Teknologi ini akan di uji coba pada Piala Konfederasi yang akan diselenggarakan di Brasil. Jika berhasil, maka teknologi itu akan resmi dipakai pada Piala Dunia 2014 Brasil.
Sebelumnya ada beberapa perusahaan yang telah mendaftar sebagai penyedia GLT berlisensi FIFA. Setelah melalui serangkaian uji kelayakan, akhirnya FIFA memutuskan Goal Control sebagai penyedia layanan GLT.
“Sebelumnya empat perusahaan memenuhi persyaratan teknis yang ketat dari FIFA, keputusan akhir didasarkan pada kriteria yang terkait lebih khusus untuk turnamen di Brasil, termasuk kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan kondisi lokal dan kompatibilitas setiap sistem GLT dalam kaitannya dengan operasi pertandingan FIFA,” pernyataan resmi FIFA seperti dikutip Sky Sport, Selasa (2/4/2013)
Goal Control akan menggunakan sistem bernama Goal Control-4D. Sistem tersebut akan menggunakan 14 kamera berkecepatan tinggi dan akan di letakan di sekitar lapangan. Kamera-kamera tersebut akan di arahkan tepat pada dua gawang.
Teknologi ini akan di uji coba pada Piala Konfederasi yang akan diselenggarakan di Brasil. Jika berhasil, maka teknologi itu akan resmi dipakai pada Piala Dunia 2014 Brasil.
Sebelumnya ada beberapa perusahaan yang telah mendaftar sebagai penyedia GLT berlisensi FIFA. Setelah melalui serangkaian uji kelayakan, akhirnya FIFA memutuskan Goal Control sebagai penyedia layanan GLT.
“Sebelumnya empat perusahaan memenuhi persyaratan teknis yang ketat dari FIFA, keputusan akhir didasarkan pada kriteria yang terkait lebih khusus untuk turnamen di Brasil, termasuk kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan kondisi lokal dan kompatibilitas setiap sistem GLT dalam kaitannya dengan operasi pertandingan FIFA,” pernyataan resmi FIFA seperti dikutip Sky Sport, Selasa (2/4/2013)
(wbs)