Dinilai acuh, Menpora dapet gelar baru
Jum'at, 05 April 2013 - 13:28 WIB
Dinilai acuh, Menpora dapet gelar baru
A
A
A
Sindonews.com -CEO Persebaya 1927, I Gede Widiadi menilai Menpora, Roy Suryo mengacuhkan nasib klub-klub yang berkiprah di Indonesia Premier League (IPL). Tak hanya itu bahkan karena ketidak pedulian Menpora Si Pakar Telematika tersebut dengan Kuping Tipis
Gede menambahkan, klub-klub IPL gelisah pasca keputusan KLB PSSI yang hanya memutuskan meloloskan empat tim teratas IPL ke dalam kompetisi teratas Indonesia musim depan. Kegelisahan itupun sempat dituliskan dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menpora.
"Tentu kami gelisah dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) 17 Maret lalu. Surat yang kami kirimkan bukan sebagai keluhan tapi itu adalah ungkapan kegelisahan kami terhadap hasil KLB," kata Gede saat dihubungi wartawan, Jumat (05/04).
Namun, Gede mengaku menyesal dengan tanggapan Menpora atas surat tersebut. Bahkan, dia tak segan menyebut Menpora 'berkuping tipis'.
"Kami kirim surat itu bukan karena ingin mengeluh, tolonglah dipahami. Menpora harusnya peka dengan kegelisahan kami. Tapi pernyataannya di media tentang surat kami yang salah alamat maka itu menunjukan kalau dia (Menpora) itu 'kupingnya tipis'," tutup Gede.
Gede menambahkan, klub-klub IPL gelisah pasca keputusan KLB PSSI yang hanya memutuskan meloloskan empat tim teratas IPL ke dalam kompetisi teratas Indonesia musim depan. Kegelisahan itupun sempat dituliskan dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menpora.
"Tentu kami gelisah dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) 17 Maret lalu. Surat yang kami kirimkan bukan sebagai keluhan tapi itu adalah ungkapan kegelisahan kami terhadap hasil KLB," kata Gede saat dihubungi wartawan, Jumat (05/04).
Namun, Gede mengaku menyesal dengan tanggapan Menpora atas surat tersebut. Bahkan, dia tak segan menyebut Menpora 'berkuping tipis'.
"Kami kirim surat itu bukan karena ingin mengeluh, tolonglah dipahami. Menpora harusnya peka dengan kegelisahan kami. Tapi pernyataannya di media tentang surat kami yang salah alamat maka itu menunjukan kalau dia (Menpora) itu 'kupingnya tipis'," tutup Gede.
(wbs)