Persiba nilai Persibo tak serius berlaga di Hong Kong
Jum'at, 12 April 2013 - 16:37 WIB
Persiba nilai Persibo tak serius berlaga di Hong Kong
A
A
A
Sindonews.com – Seharusnya pertandingan antara Persiba Bantul menantang tuan rumah Persibo Bojonegoro dalam lanjutan IPL, Minggu (14/4/2013) berjalan menarik. Tidak seperti saat Persibo yang digelontorkan 8 gol tanpa balas di ajang AFC Cup 2013 dari tim Sunray Cave JS Sun Hei, empat hari lalu.
Pelatih Kepala Persiba M. Basri mengatakan, pertandingan yang dialami Persibo di Hongkong tentu berbeda saat mereka main di kandangnya. “Saya kira apa yang terjadi di Hongkong, tidak akan terulang lagi di Bojonegoro. Persibo mungkin lebih serius di pertandingan liga domestik dari pada AFC Cup,” katanya, Jumat (12/4/2013).
Dilihat dari kedua tim, bisa dibilang satu level. Keduanya pernah mencicipi kampiun Divisi Utama PSSI. Laskar Angling Dharma mengangkat tropi pada 2009-2010, sedangkan tim Laskar Sultan Agung mengangkat trofi yang sama semusim kemudian (2010-2011).
Musim lalu, kedua tim ini juga finish yang hanya berbeda satu setrip. Persiba nankring di posisi 4, sedangkan Persibo sau setrip di bawahnya. Head to head kedua tim juga ketat. Bertemu lima kali, rinciannya tiga kali menang Persibo dan dua kali menang Persiba.
Tim yang menang, selalu bertindak sebagai tuan rumah. Musim lalu di IPL 2012, Persibo unggul 3-2 saat berlaga di Stadion Letjend Soedirman, saat berlaga di Stadion Sultan Agung, Persiba unggul 2-1.
M. Basri ingin berusaha keras mengubah data dan statistik itu. Bermain di depan Boromania (julukan suporter Persibo), tim kebanggan publik Bantul ini harus mampu membawa pulang poin. “Musim lalu, kita kalah. Namun, kami berusaha keras agar tidak terulang lagi,” tegasnya.
Pelatih gaek berusia 71 tahun ini menegaskan, siapa dan di mana pun Persiba bermain, targetnya harus selalu membawa pulang poin. “Setiap bertanding, tagetnya harus selalu dapat poin. Itu Persiba, seperti yang akan dijalani melawan Persibo besok,” ujarnya.
Hanya saja, kekuatan Persiba sat menjambangi tim asal Jawa Timur ini kemungkinan besar tidak bisa memainkan kiper utamanya, Wahyu Tri Nugroho (WTN). Eks kiper timnas di era Nil Maizar ini sedang mengalami cedera pda kakinya. “Kondisinya terus kita pantau,” imbuhnya.
Sebenarnya, absennya WTN tidak begitu merisaukan tim yang berdiri sejak 1967 ini. Kiper kedua Persiba, Andy Setyawan juga bisa diandalkan di bawah mistar gawang. Sejauh ini, eks kiper PSMS Medan ini juga tampil apik selama WTN absen.
Pelatih Kepala Persiba M. Basri mengatakan, pertandingan yang dialami Persibo di Hongkong tentu berbeda saat mereka main di kandangnya. “Saya kira apa yang terjadi di Hongkong, tidak akan terulang lagi di Bojonegoro. Persibo mungkin lebih serius di pertandingan liga domestik dari pada AFC Cup,” katanya, Jumat (12/4/2013).
Dilihat dari kedua tim, bisa dibilang satu level. Keduanya pernah mencicipi kampiun Divisi Utama PSSI. Laskar Angling Dharma mengangkat tropi pada 2009-2010, sedangkan tim Laskar Sultan Agung mengangkat trofi yang sama semusim kemudian (2010-2011).
Musim lalu, kedua tim ini juga finish yang hanya berbeda satu setrip. Persiba nankring di posisi 4, sedangkan Persibo sau setrip di bawahnya. Head to head kedua tim juga ketat. Bertemu lima kali, rinciannya tiga kali menang Persibo dan dua kali menang Persiba.
Tim yang menang, selalu bertindak sebagai tuan rumah. Musim lalu di IPL 2012, Persibo unggul 3-2 saat berlaga di Stadion Letjend Soedirman, saat berlaga di Stadion Sultan Agung, Persiba unggul 2-1.
M. Basri ingin berusaha keras mengubah data dan statistik itu. Bermain di depan Boromania (julukan suporter Persibo), tim kebanggan publik Bantul ini harus mampu membawa pulang poin. “Musim lalu, kita kalah. Namun, kami berusaha keras agar tidak terulang lagi,” tegasnya.
Pelatih gaek berusia 71 tahun ini menegaskan, siapa dan di mana pun Persiba bermain, targetnya harus selalu membawa pulang poin. “Setiap bertanding, tagetnya harus selalu dapat poin. Itu Persiba, seperti yang akan dijalani melawan Persibo besok,” ujarnya.
Hanya saja, kekuatan Persiba sat menjambangi tim asal Jawa Timur ini kemungkinan besar tidak bisa memainkan kiper utamanya, Wahyu Tri Nugroho (WTN). Eks kiper timnas di era Nil Maizar ini sedang mengalami cedera pda kakinya. “Kondisinya terus kita pantau,” imbuhnya.
Sebenarnya, absennya WTN tidak begitu merisaukan tim yang berdiri sejak 1967 ini. Kiper kedua Persiba, Andy Setyawan juga bisa diandalkan di bawah mistar gawang. Sejauh ini, eks kiper PSMS Medan ini juga tampil apik selama WTN absen.
(wbs)