Hayom tak ingin ikut strategi permainan lawan
Rabu, 24 April 2013 - 15:42 WIB
Hayom tak ingin ikut strategi permainan lawan
A
A
A
Sindonews.com - Dionysius Hayom Rumbaka mengaku kemenangannya di babak pertama atas Chen Yuekun di India Open Superseries 2013, karena ia tidak ingin mengikuti permainan cepat yang ditunjukkan juara Macau Open Grand Prix Gold 2012 tersebut. Karenanya tunggal putra Indonesia itu lebih memilih untuk mengatur permainan ketimbang meladeni strategi yang diterapkan lawannya itu.
"Saya tidak mau mengikuti permainan dia yang cepat tapi lebih banyak mengatur bola. Kalau saya meladeni permainan cepatnya, lawan pasti senang. Di poin-poin kritis saya juga lebih sabar dan tidak buru-buru," tutur Hayom usai memenangkan pertandingan rubber game 24-22, 19-21, 21-14, seperti dilansir PBSI, Rabu (24/4/2013).
Pebulu tangkis yang tergabung di PB Djarum tersebut menjelaskan bagaimana jalannya pertandingan. Menurutnya, ia sempat terkecoh dengan perubahan strategi yang diterapkan pebulu tangkis asal China tersebut di set kedua. Pasalnya, Chen justru berbalik menekan dirinya sebelum akhirnya merebut set itu.
"Saat itu lawan mengubah permainan, dari defense balik serang jadi langsung serang dan saya tidak siap dengan perubahan ini. Dia begitu sering mengubah permainan dengan cepat sepanjang pertandingan tadi," tambahnya.
Dionysius hampir saja kehilangan set penentuan saat dirinya merasa sakit pada bagian lututnya. Untungnya penampilan Hayom tak terganggu, ia masih bisa memegang kendali permainan dan memimpin di interval gim ketiga dengan memenangkan pertandingan sekaligus memastikan tiket babak kedua.
"Tidak begitu bermasalah, hanya terasa nyeri saja, setelah disemprot penahan rasa sakit oleh dokter agak mendingan. Saya menganggap bahwa kemampuan kami seimbang, saya masih bisa mengendalikan lawan hari ini," pungkas Hayom.
"Saya tidak mau mengikuti permainan dia yang cepat tapi lebih banyak mengatur bola. Kalau saya meladeni permainan cepatnya, lawan pasti senang. Di poin-poin kritis saya juga lebih sabar dan tidak buru-buru," tutur Hayom usai memenangkan pertandingan rubber game 24-22, 19-21, 21-14, seperti dilansir PBSI, Rabu (24/4/2013).
Pebulu tangkis yang tergabung di PB Djarum tersebut menjelaskan bagaimana jalannya pertandingan. Menurutnya, ia sempat terkecoh dengan perubahan strategi yang diterapkan pebulu tangkis asal China tersebut di set kedua. Pasalnya, Chen justru berbalik menekan dirinya sebelum akhirnya merebut set itu.
"Saat itu lawan mengubah permainan, dari defense balik serang jadi langsung serang dan saya tidak siap dengan perubahan ini. Dia begitu sering mengubah permainan dengan cepat sepanjang pertandingan tadi," tambahnya.
Dionysius hampir saja kehilangan set penentuan saat dirinya merasa sakit pada bagian lututnya. Untungnya penampilan Hayom tak terganggu, ia masih bisa memegang kendali permainan dan memimpin di interval gim ketiga dengan memenangkan pertandingan sekaligus memastikan tiket babak kedua.
"Tidak begitu bermasalah, hanya terasa nyeri saja, setelah disemprot penahan rasa sakit oleh dokter agak mendingan. Saya menganggap bahwa kemampuan kami seimbang, saya masih bisa mengendalikan lawan hari ini," pungkas Hayom.
(wbs)