Liverpool merasa hukuman Suarez terlalu berat
Rabu, 24 April 2013 - 22:57 WIB
Liverpool merasa hukuman Suarez terlalu berat
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Liverpool Ian Ayre mengatakan pihak klub sangat terkejut dan kecewa terkait hukuman yang diberikan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) kepada Luis Suarez terkait insiden gigitan pemain asal Uruguay itu kepada pemain bertahan Chelsea Branislav Ivanovic. Akibat perilaku buruknya, FA memutuskan Suarez dilarang bermain dalam 10 pertandingan.
Menanggapi keputusan tersebut, pihak klub menilai jika hukuman yang diterima pemainnya terlalu berat. FA sendiri memberikan kesempatan pada Suarez untuk mengajukan banding atas keputusan itu hingga Jumat (26/4) mendatang. Pasalnya sanksi Suarez yang awalnya 3 pertandingan kini ditambah jadi 10 laga.
Ayre sendiri melalui laman resmi The Reds-julukan bagi Liverpool mengatakan akan mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait hukuman yang diterima Suarez.
"Kedua klub dan pemain sangat terkejut pada beratnya hukuman yang ditetapkan Komisi Regulasi Independen FA. Kami menunggu alasan tertulis sebelum membuat komentar lebih lanjut," ungkap Ian Ayre seperti dilansir Sportsmole, Rabu (24/4/2013).
Pada pertandingan itu selain membuat malu timnya, Suarez juga sekaligus menjadi penyelamat bagi Liverpool. Ia mampu menghindarkan The Reds dari kekalahan setelah mencetak gol penyeimbang 2-2 di menit-menit akhir laga saat Liverpool menghadapi Chelsea. Akan tetapi insiden gigitan Suarez menambah panjang perilaku buruknya di Liga Premier Inggris.
Sebelumnya Suarez dianggap sebagai pemain yang kerap melakukan aksi diving dan hukuman ini merupakan yang kedua kalinya bagi Suarez setelah sempat dilarang FA karena melakukan tindakan rasial kepada pemain bertahan Manchester United bek Patrice Evra.
Jika sanksi ini mulai diberlakukan, Suarez akan kehilangan kesempatan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Premier Inggris musim 2012-2013. Pasalnya saat ini ia tertinggal satu gol dari penyerang United Robin van Persie yang mengoleksi 24 gol.
Menanggapi keputusan tersebut, pihak klub menilai jika hukuman yang diterima pemainnya terlalu berat. FA sendiri memberikan kesempatan pada Suarez untuk mengajukan banding atas keputusan itu hingga Jumat (26/4) mendatang. Pasalnya sanksi Suarez yang awalnya 3 pertandingan kini ditambah jadi 10 laga.
Ayre sendiri melalui laman resmi The Reds-julukan bagi Liverpool mengatakan akan mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait hukuman yang diterima Suarez.
"Kedua klub dan pemain sangat terkejut pada beratnya hukuman yang ditetapkan Komisi Regulasi Independen FA. Kami menunggu alasan tertulis sebelum membuat komentar lebih lanjut," ungkap Ian Ayre seperti dilansir Sportsmole, Rabu (24/4/2013).
Pada pertandingan itu selain membuat malu timnya, Suarez juga sekaligus menjadi penyelamat bagi Liverpool. Ia mampu menghindarkan The Reds dari kekalahan setelah mencetak gol penyeimbang 2-2 di menit-menit akhir laga saat Liverpool menghadapi Chelsea. Akan tetapi insiden gigitan Suarez menambah panjang perilaku buruknya di Liga Premier Inggris.
Sebelumnya Suarez dianggap sebagai pemain yang kerap melakukan aksi diving dan hukuman ini merupakan yang kedua kalinya bagi Suarez setelah sempat dilarang FA karena melakukan tindakan rasial kepada pemain bertahan Manchester United bek Patrice Evra.
Jika sanksi ini mulai diberlakukan, Suarez akan kehilangan kesempatan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Premier Inggris musim 2012-2013. Pasalnya saat ini ia tertinggal satu gol dari penyerang United Robin van Persie yang mengoleksi 24 gol.
(akr)