Juanma akan manfaatkan tekanan di pihak Garcia
Kamis, 30 Mei 2013 - 17:02 WIB
Juanma akan manfaatkan tekanan di pihak Garcia
A
A
A
Sindonews.com - Mantan juara dunia dua divisi, Juan Manuel Lopez, sekitar dua minggu lagi akan bertanding melawan juara kelas bulu versi WBO, Mikey Garcia. Laga tersebut bakal dilangsungkan di American Airlines Center, Dallas, Texas, Amerika Serikat, 15 Juni 2013.
Garcia berhasil merebut gelar WBO, setelah mengalahkan Orlando Salido, Januari lalu. Kala itu, duel terpaksa dihentikan di ronde kedelapan, karena tulang hidung Garcia patah, akibat serudukan kepala yang dilakukan dengan sengaja oleh Salido.
Lopez, yang lebih dikenal dengan panggilan Juanma, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk mengincar hidung Garcia, yang terluka akibat dari pertarungan sebelumnya. "Saya tidak akan fokus terhadap hal itu. Apabila saya mendaratkan pukulan mengenai bagian (hidung) itu, maka itu terjadi bukan karena saya mengincar bagian itu," ujar Juanma, ketika diwawancarai BoxingScene Radio.
Berbicara mengenai pengalaman, sepertinya Juanma sedikit lebih unggul dibanding Garcia. Pasalnya, kemampuan petinju asal Puerto Rico itu pernah diuji oleh petinju-petinju tangguh seperti Orlando Salido, Rafael Marquez, Daniel Ponce De Leon, Rafael Marquez, hingga Gerry Penalosa. Sementara, Garcia dalam karirnya belum memiliki pengalaman untuk bertarung dengan petinju setingkat Juanma. Sehingga hal itu membuat Juanma merasa kekuatannya bisa menjadi keuntungan baginya, dan ia pun akan mencoba mengambil keunggulan dalam setiap rondenya.
"Saya tidak ingin berkonsentrasi pada kekuatan saya. Kami akan mencoba untuk memenangkan pertarungan di ronde demi ronde, tetapi jika terjadi KO, saya pikir saya yang akan merobohkannya dan bukan sebaliknya," tandas Juanma.
Pemilik rekor 33 menang (30KO) dan 2 kali kalah, itu, mengaku penasaran, bagaimana aksi Garcia saat menghadapi tekanan dalam duel mempertahankan gelar pertamanya. "Saya tidak ingin terlalu over percaya diri. Publik sepertinya berpikir dia akan menang, jadi kami akan melihat bagaimana dia bereaksi terhadap tekanan."
Garcia berhasil merebut gelar WBO, setelah mengalahkan Orlando Salido, Januari lalu. Kala itu, duel terpaksa dihentikan di ronde kedelapan, karena tulang hidung Garcia patah, akibat serudukan kepala yang dilakukan dengan sengaja oleh Salido.
Lopez, yang lebih dikenal dengan panggilan Juanma, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk mengincar hidung Garcia, yang terluka akibat dari pertarungan sebelumnya. "Saya tidak akan fokus terhadap hal itu. Apabila saya mendaratkan pukulan mengenai bagian (hidung) itu, maka itu terjadi bukan karena saya mengincar bagian itu," ujar Juanma, ketika diwawancarai BoxingScene Radio.
Berbicara mengenai pengalaman, sepertinya Juanma sedikit lebih unggul dibanding Garcia. Pasalnya, kemampuan petinju asal Puerto Rico itu pernah diuji oleh petinju-petinju tangguh seperti Orlando Salido, Rafael Marquez, Daniel Ponce De Leon, Rafael Marquez, hingga Gerry Penalosa. Sementara, Garcia dalam karirnya belum memiliki pengalaman untuk bertarung dengan petinju setingkat Juanma. Sehingga hal itu membuat Juanma merasa kekuatannya bisa menjadi keuntungan baginya, dan ia pun akan mencoba mengambil keunggulan dalam setiap rondenya.
"Saya tidak ingin berkonsentrasi pada kekuatan saya. Kami akan mencoba untuk memenangkan pertarungan di ronde demi ronde, tetapi jika terjadi KO, saya pikir saya yang akan merobohkannya dan bukan sebaliknya," tandas Juanma.
Pemilik rekor 33 menang (30KO) dan 2 kali kalah, itu, mengaku penasaran, bagaimana aksi Garcia saat menghadapi tekanan dalam duel mempertahankan gelar pertamanya. "Saya tidak ingin terlalu over percaya diri. Publik sepertinya berpikir dia akan menang, jadi kami akan melihat bagaimana dia bereaksi terhadap tekanan."
(nug)