Akhirnya, Karass bertemu lawan impiannya
Jum'at, 31 Mei 2013 - 18:22 WIB
Akhirnya, Karass bertemu lawan impiannya
A
A
A
Sindonews.com - Veteran kelas welter, Jesus Soto Karass, yang datang dari lima kali kekalahan dalam delapan pertarungan terakhir, kembali mendapatkan ujian yang berat ketika mencoba menata ulang karir tinju profesionalnya. Pada 27 Juli nanti, petinju asal Meksiko itu akan dihadapkan dengan mantan juara IBF, Andre Berto, setelah dia berhasil mengalahkan petinju tangguh asal Turki, Selcuk Aydin, Januari lalu.
Meskipun begitu, Karass mengakui bahwa dia telah menanti saat-saat seperti ini, yakni mendapatkan ujian yang sangat berat dalam karir tinjunya. "Saya memiliki ujian besar di depanku. Saya telah mengikuti perkembangan Andre Berto dengan sangat mendetail. Ketika dia adalah seorang juara dunia, saya berharap saya bisa melawan dia suatu hari nanti," ungkap petinju kelahiran 15 Oktober 1982 itu.
"Saya belum siap untuk bertarung saat itu, tapi sekarang saya mendapat tawaran pertarungan itu, dan saya tahu jika saya sudah siap. Ini adalah pertarungan yang sangat penting bagi saya dan saya tahu saya benar-benar siap."
Karass berjanji akan mengeluarkan segenap kemampuannya untuk menepis segala keraguan yang dialamatkan kepadanya. "Saya memutuskan bahwa tahun ini adalah tahunnya bagi saya untuk menjadi juara dunia."
Meskipun begitu, Karass mengakui bahwa dia telah menanti saat-saat seperti ini, yakni mendapatkan ujian yang sangat berat dalam karir tinjunya. "Saya memiliki ujian besar di depanku. Saya telah mengikuti perkembangan Andre Berto dengan sangat mendetail. Ketika dia adalah seorang juara dunia, saya berharap saya bisa melawan dia suatu hari nanti," ungkap petinju kelahiran 15 Oktober 1982 itu.
"Saya belum siap untuk bertarung saat itu, tapi sekarang saya mendapat tawaran pertarungan itu, dan saya tahu jika saya sudah siap. Ini adalah pertarungan yang sangat penting bagi saya dan saya tahu saya benar-benar siap."
Karass berjanji akan mengeluarkan segenap kemampuannya untuk menepis segala keraguan yang dialamatkan kepadanya. "Saya memutuskan bahwa tahun ini adalah tahunnya bagi saya untuk menjadi juara dunia."
(nug)