Antisipasi kerusuhan, PSS versus Persis dimainkan sore

Rabu, 05 Juni 2013 - 17:29 WIB
Antisipasi kerusuhan,...
Antisipasi kerusuhan, PSS versus Persis dimainkan sore
A A A
Sindonews.com - PSS Sleman selalu menggelar laga kandang di Stadion Maguwoharjo pada malam hari. Namun, khusus menjamu Persis Solo versi LPIS pada Minggu (9/6) mendatang, laga digelar sore hari. Faktor keamanan menjadi alasan utama laga kickoff ditabuh pada 15.30 WIB.

Direktur Teknik PSS Sleman Bambang Nurjoko mengakui, khusus menjamu Persis LPIS laga tidak digelar pada malam hari seperti biasanya. Dari lima laga kandang PSS, selalu dimainkan pada malam hari, namun demi keamanan maka pada laga kontra Persis LPIS digelar sore hari. "Ini
demi keamanan," katanya.

Dia tidak mempermasalahkan laga yang digelar pada sore hari akan berdampak pada pemasukan tim dari penjualan tiket penonton. Sejauh ini, laga yang digelar malam hari selalu dibanjiri penonton karena publik memiliki waktu luang untuk datang ke stadion. Sedangkan sore hari, sebagian masih menjalani rutinitas pekerjaan dan lainnya. "Usaha antisipatif lebih baik dari pada malah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar dia.

Informasi yang dihimpun, panpel PSS Sleman rencananya tetap mencetak jumlah tiket seperti biasanya, yakni 20.000 lembar tiket. Rinciannya untuk tribun biru sebanyak 6.000 lembar, tribun merah (1.500 lembar) serta tribun hijau dan kuning (12.500 lembar). Hanya saja, belum ada
konfirmasi apakah Pasoepati (julukan suporter Persis Solo) akan diberi kuota untuk menyaksikan laga tersebut.

Dari segi pengamanan, jumlah personel dari aparat kepolisian juga ditambah untuk mengamankan partai big match tersebut. Pengamanan tidak hanya dilakukan di dalam stadion maupun di sekitar stadion saja.

Sejumlah titik perbatasan atau pintu masuk Kabupaten Sleman dari arah timur dan selatan seperti Prambanan, Kalasan, Depok Timur dan Depok Barat juga dilakukan pengamanan. Kasubagdalop Polresta Sleman, AKP Karjiman mengatakan, penambahan personel pengamanan dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. "Kita akan mengerahkan kekuatan penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban," ungkapnya.

Laga PSS versus Persis memang sepantasnya dilakukan langkah antisipatif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, kelompok suporter kedua tim terkenal kurang harmonis. Suporter PSS yang tergabung dalam Slemania dan Brigata Curva Sud dengan suporter Persis Solo (Pasoepati) pernah bentrok pada 21 April 2012.

Selain kurang akurnya hubungan kelompok suporter kedua tim, rivalitas kedua tim di klasemen juga menjadi bumbu tensi tinggi laga tersebut. Saat ini, kedua tim sama-sama bertengger di papan atas klasemen Grup 2 Divisi Utama LPIS.
(aww)
Berita Terkini
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
9 menit yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
2 jam yang lalu
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
2 jam yang lalu
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
2 jam yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
4 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
6 jam yang lalu
Infografis
Perlu Tindakan Cepat...
Perlu Tindakan Cepat Pemerintah untuk Antisipasi Badai PHK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved