Gulit : Cuaca Jakarta akan halangi pergerakan De Oranje
Kamis, 06 Juni 2013 - 15:38 WIB
Gulit : Cuaca Jakarta akan halangi pergerakan De Oranje
A
A
A
Sindonews.com - Gelaran Coaching Clinic yang dihelat KNVB (Federasi Sepakbola Belanda) di Lapangan PSSI, Komplek Gelora Bung Karno, Kamis (6/5). Selain Louis van Gaal, terdapat juga beberapa legenda sepak bola Belanda yang turut memberikan ilmunya dalam bermain sepakbola, mereka adalah Patrick Kluivert dan Ruud Gullit.
Gullit dia turut memberikan ilmu kepada peserta coaching clinic. Saat ditemui seusai CC, dia menuturkan rasa optimisnya bahwa Belanda akan mampu memenangkan laga melawan merah putih besok.
"Kami yakin bisa menang. Tapi saya rasa tidak akan mudah," kata Gullit saat menggelar coaching clinic di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2013).
Hal tersebut dikarenakan faktor cuaca Indonesia yang kurang bersahabat untuk orang Belanda, dan diyakini Gullit, waktu adaptasi selama di Jakarta tidaklah cukup. "Cuaca disini panas. Kami tidak terbiasa," kata dia.
Selain itu, dia meyakini para pemain Indonesia akan berjuang mati-matian untuk memberikan perlawanan terbaik. Apalagi ini adalah pertemuan pertama kedua tim dalam sejarah."Dan akan semakin menarik karena ada sisi historis antara Belanda dan Indonesia," tandas Gullit.
Gullit dia turut memberikan ilmu kepada peserta coaching clinic. Saat ditemui seusai CC, dia menuturkan rasa optimisnya bahwa Belanda akan mampu memenangkan laga melawan merah putih besok.
"Kami yakin bisa menang. Tapi saya rasa tidak akan mudah," kata Gullit saat menggelar coaching clinic di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2013).
Hal tersebut dikarenakan faktor cuaca Indonesia yang kurang bersahabat untuk orang Belanda, dan diyakini Gullit, waktu adaptasi selama di Jakarta tidaklah cukup. "Cuaca disini panas. Kami tidak terbiasa," kata dia.
Selain itu, dia meyakini para pemain Indonesia akan berjuang mati-matian untuk memberikan perlawanan terbaik. Apalagi ini adalah pertemuan pertama kedua tim dalam sejarah."Dan akan semakin menarik karena ada sisi historis antara Belanda dan Indonesia," tandas Gullit.
(wbs)