Martinez: Everton butuh amunisi anyar

Jum'at, 07 Juni 2013 - 04:02 WIB
Martinez: Everton butuh...
Martinez: Everton butuh amunisi anyar
A A A
Sindonews.com - Pelatih baru Everton Roberto Martinez mengakui bahwa tim membutuhkan amunisi anyar guna memperkuat skuadnya menjelang musim kompetisi Liga Premier Inggris mendatang

Martinez yang berkebangsaan Spanyol itu, dipilih menggantikan peran David Moyes yang bergabung ke Manchester United. Eks pelatih Wigan Athletic tersebut diikat kontrak empat musim oleh klub Goodison Park.

Selama masa kerja di Everton, Martinez jelas menginginkan pemain yang bisa memberikan dimensi dalam permainan The Toffes. Apalagi target yang diemban cukup berat bersaing dengan tim papan atas Liga Inggris dan olos ke Liga Champions musim depan.

"Kita perlu membawa pemain baru. Pemain yang akan mengembangkan kompetisi itu dan memberikan pilihan yang berbeda di lapangan bermain. Kami ingin membawa dan dimensi ekstra dan bersaing dalam kompetisi yang ketat,” kata Martinez kepada BBC.

Martinez juga mengungkapkan pekan ini, bahwa iatidak akan malu meminta saran Moyes perihal memajukan Everton. Pasalnya tidak bisa dipungkiri Moyes yang sukses membentuk Everton menjadi tim patutu diperhitungkan. Bahkan musim ini, tim Merseyside tersebut duduk di peringkat enam klasemen akhir Premier League musim ini.
(nug)
Berita Terkini
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
4 jam yang lalu
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
7 jam yang lalu
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
7 jam yang lalu
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
9 jam yang lalu
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
10 jam yang lalu
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
11 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved