Tantangan diterima, Cleverly malah hindari Shumenov
Selasa, 11 Juni 2013 - 17:43 WIB
Tantangan diterima, Cleverly malah hindari Shumenov
A
A
A
Sindonews.com - Juara kelas berat ringan versi WBA, Beibut Shumenov, mengutarakan keinginannya untuk mendapatkan duel unifikasi melawan juara WBO, Nathan Cleverly. Hal itu disampaikannya ketika dia bertemu dengan Boxing Scene di tengah-tengah pertarungan antara sahabatnya, Andy Ruiz, melawan Carl Davis akhir pekan kemarin. Dalam laga itu, Ruiz berhasil mencetak kemenangan TKO di ronde pertama.
Bukan tanpa alasan Shumenov menginginkan pertemuan dengan Cleverly itu. Pasalnya, menurutnya, Cleverly pernah menyebut namanya ketika melakukan wawancara. "Mereka mengatakan jika Cleverly ingin melawan saya. Kami menyambut tantangan mereka, namun kemudian mereka justru mencoba untuk membuat pertarungan melawan Bernard Hopkins," jelas petinju asal Kazakhstan itu, sembari menambahkan jika saat ini dirinya tengah melakukan pelatihan.
"Ketika kami mencoba untuk berbicara dengan mereka lagi (setelah Hopkins memilih untuk menghadapi Tavoris Cloud), mereka malah menghilang. Jika pertarungan bisa terjadi di masa mendatang, maka saya akan senang," imbuhnya.
Shumenov pun bercerita jika pihaknya juga pernah menyambut Chad Dawson, namun tidak pernah berhasil. "Chad Dawson menderita kekalahan, tapi sebelum dia setuju untuk bertarung dengan (Adonis) Stevenson, kami pernah menawarkan duel kepada (promotor) Gary Shaw, tapi dia tidak pernah kembali ke kami," ujar Shumenov.
Kekalahan Dawson dari Stevenson itu pun membuat Dawson kehilangan sabuk WBC yang direbutnya dari Hopkins pada April tahun lalu. Shumenov sendiri kurang berminat untuk bertarung dengan Stevenson, kecuali petinju Haiti-Kanada itu bersedia adu jotos di Amerika Serikat. "Saya tidak berpikir bahwa ia akan keluar dari Kanada, tetapi jika sebaliknya, maka itu akan menjadi duel besar. Saya akan senang untuk melawan dia juga."
Bukan tanpa alasan Shumenov menginginkan pertemuan dengan Cleverly itu. Pasalnya, menurutnya, Cleverly pernah menyebut namanya ketika melakukan wawancara. "Mereka mengatakan jika Cleverly ingin melawan saya. Kami menyambut tantangan mereka, namun kemudian mereka justru mencoba untuk membuat pertarungan melawan Bernard Hopkins," jelas petinju asal Kazakhstan itu, sembari menambahkan jika saat ini dirinya tengah melakukan pelatihan.
"Ketika kami mencoba untuk berbicara dengan mereka lagi (setelah Hopkins memilih untuk menghadapi Tavoris Cloud), mereka malah menghilang. Jika pertarungan bisa terjadi di masa mendatang, maka saya akan senang," imbuhnya.
Shumenov pun bercerita jika pihaknya juga pernah menyambut Chad Dawson, namun tidak pernah berhasil. "Chad Dawson menderita kekalahan, tapi sebelum dia setuju untuk bertarung dengan (Adonis) Stevenson, kami pernah menawarkan duel kepada (promotor) Gary Shaw, tapi dia tidak pernah kembali ke kami," ujar Shumenov.
Kekalahan Dawson dari Stevenson itu pun membuat Dawson kehilangan sabuk WBC yang direbutnya dari Hopkins pada April tahun lalu. Shumenov sendiri kurang berminat untuk bertarung dengan Stevenson, kecuali petinju Haiti-Kanada itu bersedia adu jotos di Amerika Serikat. "Saya tidak berpikir bahwa ia akan keluar dari Kanada, tetapi jika sebaliknya, maka itu akan menjadi duel besar. Saya akan senang untuk melawan dia juga."
(nug)