Jadwal Chelsea v Indonesia Allstar terancam digeser
Jum'at, 14 Juni 2013 - 16:40 WIB
Jadwal Chelsea v Indonesia Allstar terancam digeser
A
A
A
Sindonews.com - Jelang laga antara Chelsea dan Indonesia All Star 25 Juli 2013, satu masalah ternyata menghampiri yakni pergantian promotor dari My Even ke NineSport. Pendiri MyEven, Niken Ayu menjelaskan hal tersebut.
Dikatakan Niken, MyEven sebetulnya masih terikat kerjasama dengan BNI soal kedatangan Chelsea. Namun pihak BNI secara tiba-tiba mendapuk NineSport sebagai promotor. Itu diketahui setelah NineSport dan BNI menggelar jumpa pers terkait tiket pertandingan kemarin.
Niken pun menjelaskan sikap BNI yang menurutnya memperlakukan MyEvent layaknya Even Organizer. "Kita justru diperlakukan seperti EO. Kalau EO seharusnya tidak butuh uang," ujarnya.
"Sampai saat ini kita belum terima pemberitahuan soal pembatalan itu," kata Niken menambahkan.
Pergantian promotor itu berdampak pada laga Chelsea di Gelora Bung Karno (GBK) 25 Juli mendatang. Niken mengaku akan menggelar pertandingan lain di GBK pada laga yang sama.
"Di dalam kontrak, Chelsea meminta pertandingan digelar di stadion utama. Setahu saya, stadion utama di Indonesia hanya GBK. Tapi, saya akan pakai GBK untuk laga lain," katanya.
Menanggapi hal itu, CEO NineSport, Arif Wicaksono mengaku akan mencarikan jalan keluar bersama dengan pihak BNI termasuk solusi menggeser laga itu.
"Saya tidak tahu masalah sebelumnya. Tetapi akan dicarikan solusi bersama dengan BNI. Mungkin waktu pertandingan akan dipindahkan pada 26 Mei," katanya.
Dikatakan Niken, MyEven sebetulnya masih terikat kerjasama dengan BNI soal kedatangan Chelsea. Namun pihak BNI secara tiba-tiba mendapuk NineSport sebagai promotor. Itu diketahui setelah NineSport dan BNI menggelar jumpa pers terkait tiket pertandingan kemarin.
Niken pun menjelaskan sikap BNI yang menurutnya memperlakukan MyEvent layaknya Even Organizer. "Kita justru diperlakukan seperti EO. Kalau EO seharusnya tidak butuh uang," ujarnya.
"Sampai saat ini kita belum terima pemberitahuan soal pembatalan itu," kata Niken menambahkan.
Pergantian promotor itu berdampak pada laga Chelsea di Gelora Bung Karno (GBK) 25 Juli mendatang. Niken mengaku akan menggelar pertandingan lain di GBK pada laga yang sama.
"Di dalam kontrak, Chelsea meminta pertandingan digelar di stadion utama. Setahu saya, stadion utama di Indonesia hanya GBK. Tapi, saya akan pakai GBK untuk laga lain," katanya.
Menanggapi hal itu, CEO NineSport, Arif Wicaksono mengaku akan mencarikan jalan keluar bersama dengan pihak BNI termasuk solusi menggeser laga itu.
"Saya tidak tahu masalah sebelumnya. Tetapi akan dicarikan solusi bersama dengan BNI. Mungkin waktu pertandingan akan dipindahkan pada 26 Mei," katanya.
(dka)