Sebelum Hopkins, Cleverly ingin bereskan Kovalev

Sabtu, 15 Juni 2013 - 01:25 WIB
Sebelum Hopkins, Cleverly...
Sebelum Hopkins, Cleverly ingin bereskan Kovalev
A A A
Sindonews.com - Setelah sukses mempertahankan gelar kelas berat ringan WBO dengan mengalahkan Robin Krasniqi pada April lalu, tampaknya sang juara bertahan, Nathan Cleverly, bakal segera kembali lagi ke ring tinju untuk menjalani duel mempertahankan gelar melawan Sergey Kovalev.

Menurut laporan yang berkembang, Cleverly akan meladeni petinju tak terkalahkan dari Rusia itu pada Agustus mendatang. Sejak kemenangan angka mutlak atas Krasniqi, Cleverly sudah menargetkan duel unifikasi dengan juara IBF, Bernard Hopkins.

Meskipun begitu, petinju berusia 26 tahun asal Wales itu, menerangkan bahwa pertarungan berikutnya bisa saja melawan Kovalev, yang pada hari ini (15/6) menjalani duel melawan Cornelius White di Pennsylvania, Amerika Serikat.

Kovalev, yang saat ini berusia 30 tahun, telah membukukan 20 kemenangan (18KO) dan satu kali imbang selama menjalani laga tinju profesional. Dan catatan tersebut, diharapkan bisa memberikan ancaman yang nyata untuk rekor tak terkalahkan Cleverly.

Kepastian pertemuan itu diyakini akan diumumkan pada awal depan, dengan catatan Kovalev harus mampu mengalahkan White terlebih dahulu.
(nug)
Berita Terkini
Ketika Messi Tuding...
Ketika Messi Tuding Pertandingan Sudah Diatur, Kini Argentina Diterpa Tuduhan Serupa
5 jam yang lalu
Format Baru FIFA Bikin...
Format Baru FIFA Bikin Jalan Argentina Lebih Mulus di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Haaland Soroti VAR 3...
Haaland Soroti VAR 3 Menit saat Mbappe Gagal Penalti Lawan Maroko
10 jam yang lalu
Prancis Menanti Pemenang...
Prancis Menanti Pemenang Spanyol vs Belgia: Siapa Lebih Berbahaya di Semifinal?
11 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe dan Messi Memimpin
13 jam yang lalu
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved