Kongres PSSI kukuhkan empat anggota Exco baru
Selasa, 18 Juni 2013 - 03:27 WIB
Kongres PSSI kukuhkan empat anggota Exco baru
A
A
A
Sindonews.com - Kongres Tahunan PSSI yang digelar di surabaya ini mengukuhkan empat orang Exekutive Commite (Exco) baru. Mereka mengisi jabatan Exco PSSI yang lowong.
Empat nama itu adalah, La Siya, Zulfadly, Djamal Aziz, dan Hardi Hasan. "Keempat Exco ini memang harus dikukuhkan di Kongres, dan disetujui oleh anggota. Alhamdulillah, semua anggota menyatakan setuju, dan 4 exco ini telah resmi," kata Djohar Arifin Husin di Hotel Shangril-La, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Senin (17/6/2013).
Keputusan penting dalam kongres ini adalah menyangkut nasib lima Anggota Exco yakni Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso, Bob Hippy, Sihar Sitorus dan satu Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman. Keputusan mereka meninggalkan Kongres Luar Biasa PSSI pada 17 Maret 2013 lalu dinilai membahayakan posisi PSSI di mata FIFA dan AFC. Atas persoalan itu, Ketua Komdis pun diberi kesempatan secara komperehensif terkait prilaku Farid Rahman Cs itu. Tak hanya itu, saat disanksi karena pemalsuan tanda tangan Ketua Umum yang seolah-olah terjadi rapat Exco.
"Peserta Kongres menyetujui untuk memberhentikan jabatan 5 anggota Exco, dan 1 Wakil Ketua Umum. Konsekuensinya, ada 6 posisi lowong, sehingga harus ada pemilihan baru, dan Kongres pun harus menetapkan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan PSSI," jelas Djohar.
Sebelumnya, PSSI merilis sembilan nama calon Komisi Pemilihan (KP) dan Lima nama calon Komisi Banding Pemilihan (KBP) hasil rapat Exco sebelumnya. Namun mayoritas anggota menolak nama-nama tersebut karena peserta nama-nama calon diusulkan anggota di Kongres.
Karena harus ada voting pemilihan, Wakil Ketum PSSI pun mengusulkan agar dilaksnakan di akhir, dan meminta agar agenda selanjutnya dijalankan lebih dulu. Adapun agenda yang dimajukan tersebut adalah, penetapan anggota PSSI, pemaparan program kerja PSSI 2012/2013. Wakil Ketua Umum, La Nyalla Mattalitti, meminta Hinca Panjaitan dan Joko Driyono untuk memaparkan program tersebut.
Empat nama itu adalah, La Siya, Zulfadly, Djamal Aziz, dan Hardi Hasan. "Keempat Exco ini memang harus dikukuhkan di Kongres, dan disetujui oleh anggota. Alhamdulillah, semua anggota menyatakan setuju, dan 4 exco ini telah resmi," kata Djohar Arifin Husin di Hotel Shangril-La, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Senin (17/6/2013).
Keputusan penting dalam kongres ini adalah menyangkut nasib lima Anggota Exco yakni Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso, Bob Hippy, Sihar Sitorus dan satu Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman. Keputusan mereka meninggalkan Kongres Luar Biasa PSSI pada 17 Maret 2013 lalu dinilai membahayakan posisi PSSI di mata FIFA dan AFC. Atas persoalan itu, Ketua Komdis pun diberi kesempatan secara komperehensif terkait prilaku Farid Rahman Cs itu. Tak hanya itu, saat disanksi karena pemalsuan tanda tangan Ketua Umum yang seolah-olah terjadi rapat Exco.
"Peserta Kongres menyetujui untuk memberhentikan jabatan 5 anggota Exco, dan 1 Wakil Ketua Umum. Konsekuensinya, ada 6 posisi lowong, sehingga harus ada pemilihan baru, dan Kongres pun harus menetapkan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan PSSI," jelas Djohar.
Sebelumnya, PSSI merilis sembilan nama calon Komisi Pemilihan (KP) dan Lima nama calon Komisi Banding Pemilihan (KBP) hasil rapat Exco sebelumnya. Namun mayoritas anggota menolak nama-nama tersebut karena peserta nama-nama calon diusulkan anggota di Kongres.
Karena harus ada voting pemilihan, Wakil Ketum PSSI pun mengusulkan agar dilaksnakan di akhir, dan meminta agar agenda selanjutnya dijalankan lebih dulu. Adapun agenda yang dimajukan tersebut adalah, penetapan anggota PSSI, pemaparan program kerja PSSI 2012/2013. Wakil Ketua Umum, La Nyalla Mattalitti, meminta Hinca Panjaitan dan Joko Driyono untuk memaparkan program tersebut.
(wbs)