La Nyalla restui enam Exco cari keadilan

La Nyalla restui enam Exco cari keadilan
A
A
A
Sindonews.com -Wakil Ketua PSSI La Nyalla Mattalliti mempersilahkan kepada enam anggota Eksekutif Commite (Exco) yang dipecat untuk mencari keadilan di Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS. Enam anggota Exco yang dipecat itu adalah Farid Rahman (Wakil ketua umum), Sihar Sitorus, Tuti Dau, Mawardi Nurdin, Bob Hippy dan Widodo Santoso.
"Silahkan saja mereka mencari keadilan dimanapun. Itu bukan urusan saya," ujar Nyalla kepada wartawan di sela-sela acara kongres Tahunan PSSI di Hotel Sangril La, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Senin (17/6/2013).
Kata Nyalla, enam anggota Exco yang dipecat itu sudah diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan. "Kemarin, kita sudah melihat siapa-siapa yang mau menyampaikan pembelaan di kongres, kita pertimbangkan. Ternyata, mereka tidak datang sehingga kita beranggapan tidak perhatian lagi dengan sepakbola," tandasnya.
Saat ini, lanjut Nyalla, PSSI berkosentrasi untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan dalam kongres tahunan ini. Sementara tugas dari kedua komite itu adalah untuk mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) atau kongres tahunan nanti guna mencari pengganti 6 Exco yang dipecat.
"Kalau empat anggota Exco yang dipilih dalam Kongres PSSI lalu sudah ditetapkan dan disetujui. Dalam menetapkan empat anggota Exco itu, PSSI sudah koordinasi dengan FIFA danm AFC. Enam anggota Exco nanti akan dipilih dalam KLB atau kongres tahunan tergantung rapat Exco yang akan datang," paparnya. Selain dipecat, keenam anggota Exco PSSI ini juga mendapatkan sanksi larangan berkecimpung dalam sepakbola nasional selama 10 tahun.
Keenam anggota Exco terhukum itu sudah diberi kesempatan oleh PSSI untuk menyampaikan pembelaannya di kongres tahunan PSSI ini. Namun, Farid Rahman cs tidak datang, sehingga peserta kongres sepakat untuk memecat mereka.
"Silahkan saja mereka mencari keadilan dimanapun. Itu bukan urusan saya," ujar Nyalla kepada wartawan di sela-sela acara kongres Tahunan PSSI di Hotel Sangril La, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Senin (17/6/2013).
Kata Nyalla, enam anggota Exco yang dipecat itu sudah diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan. "Kemarin, kita sudah melihat siapa-siapa yang mau menyampaikan pembelaan di kongres, kita pertimbangkan. Ternyata, mereka tidak datang sehingga kita beranggapan tidak perhatian lagi dengan sepakbola," tandasnya.
Saat ini, lanjut Nyalla, PSSI berkosentrasi untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan dalam kongres tahunan ini. Sementara tugas dari kedua komite itu adalah untuk mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) atau kongres tahunan nanti guna mencari pengganti 6 Exco yang dipecat.
"Kalau empat anggota Exco yang dipilih dalam Kongres PSSI lalu sudah ditetapkan dan disetujui. Dalam menetapkan empat anggota Exco itu, PSSI sudah koordinasi dengan FIFA danm AFC. Enam anggota Exco nanti akan dipilih dalam KLB atau kongres tahunan tergantung rapat Exco yang akan datang," paparnya. Selain dipecat, keenam anggota Exco PSSI ini juga mendapatkan sanksi larangan berkecimpung dalam sepakbola nasional selama 10 tahun.
Keenam anggota Exco terhukum itu sudah diberi kesempatan oleh PSSI untuk menyampaikan pembelaannya di kongres tahunan PSSI ini. Namun, Farid Rahman cs tidak datang, sehingga peserta kongres sepakat untuk memecat mereka.
(wbs)