Lorenzo yakin Yamaha tak butuh mesin tambahan
Senin, 24 Juni 2013 - 16:25 WIB
Lorenzo yakin Yamaha tak butuh mesin tambahan
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo tak khawatir dengan minimnya alokasi mesin mereka sebelum akhir musim ini.
Seperti diketahui, otoritas MotoGP hanya mengalokasikan lima mesin yang boleh digunakan sebuah tim di sepanjang musim ini. Jika melewati batas yang sudah ditentukan, maka sebuah tim harus mendapatkan penalti. Hukuman yang diberikan adalah mereka harus memulai pit lane di mulai 10 detik setelah lampu hijau menyala.
Yamaha sendiri sudah menggunakan empat dari lima mesin yang mereka punya. Itu artinya, Yamaha harus berhemat. Jika tidak, mereka harus bersiap untuk menerima penalti.
Lorenzo sendiri percaya timnya akan menggunakan lima mesin hingga akhir musim ini. Namun, dia tak menutup kemungkinan akan menggunakan mesin lama.
"Satu mesin untuk observasi, karena kami menemukan beberapa masalah. Jadi mungkin saja menggunakan mesin itu lagi,"ujar Lorenzo.
"Tapi secara teori - dan seperti yang dikatakan Ramon (Forcada, kepala kru) - meskipun tak memungkinkan untuk menggunakan itu lagi, kami akan mengakhiri kejuaraan tanpa membutuhkan mesin tambahan. Tak akan ada masalah selama kami tidak menghancurkan mesin yang ada,"ia menambahkan.
Seperti diketahui, otoritas MotoGP hanya mengalokasikan lima mesin yang boleh digunakan sebuah tim di sepanjang musim ini. Jika melewati batas yang sudah ditentukan, maka sebuah tim harus mendapatkan penalti. Hukuman yang diberikan adalah mereka harus memulai pit lane di mulai 10 detik setelah lampu hijau menyala.
Yamaha sendiri sudah menggunakan empat dari lima mesin yang mereka punya. Itu artinya, Yamaha harus berhemat. Jika tidak, mereka harus bersiap untuk menerima penalti.
Lorenzo sendiri percaya timnya akan menggunakan lima mesin hingga akhir musim ini. Namun, dia tak menutup kemungkinan akan menggunakan mesin lama.
"Satu mesin untuk observasi, karena kami menemukan beberapa masalah. Jadi mungkin saja menggunakan mesin itu lagi,"ujar Lorenzo.
"Tapi secara teori - dan seperti yang dikatakan Ramon (Forcada, kepala kru) - meskipun tak memungkinkan untuk menggunakan itu lagi, kami akan mengakhiri kejuaraan tanpa membutuhkan mesin tambahan. Tak akan ada masalah selama kami tidak menghancurkan mesin yang ada,"ia menambahkan.
(wir)