Skandal pajak hantam sepak bola Italia

Selasa, 25 Juni 2013 - 19:06 WIB
Skandal pajak hantam...
Skandal pajak hantam sepak bola Italia
A A A
Sindonews.com – Sepak bola Italia kembali dihantam skandal. Setelah skandal pengaturan pertandingan, kini kepolisian Italia mengungkap adanya dugaan penggelapan pajak dan pencucian uang atas pembelian dan penjualan pemain yang dilakukan 18 dari 20 klub papan atas.

Secara keseluruhan ada 41 klub yang sedang dalam penyelidikan dimana 11 diantaranya berasal dari klub Serie B dan 12 klub dari divisi dibawahnya.

Polisi tidak mengungkapkan nama-nama klub dan pemain ditransfer yang dituding melakukan skandal tersebut. Berita ini tentunya tidak hanya mengejutkan FIFA dan UEFA tapi juga klub luar yang melakukan bisnis di klub Italia. Dugaan tersebut juga melibatkan 12 agen pemain dan sejumlah tim asing.

Operasi penyelidikan ini diperintahkan oleh pengadilan di Naples sehubungan dengan kejahatan konspirasi kriminal, penggelapan pajak internasional, pencucian uang dan pemalsuan faktur.

Seorang jaksa di Naples menambahkan klub yang terlibat berada dalam penyelidikan atas tuduhan konspirasi menghindari pembayaran uang dalam jumlah besar untuk otoritas pajak selama transfer pemain dilakukan.
(irc)
Berita Terkini
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
18 menit yang lalu
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
1 jam yang lalu
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
2 jam yang lalu
Menit ke-95! Martinelli...
Menit ke-95! Martinelli Tulis Rekor Baru Piala Dunia
2 jam yang lalu
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved