Lorenzo: Ini mustahil untuk dipercaya
Minggu, 30 Juni 2013 - 13:34 WIB
Lorenzo: Ini mustahil untuk dipercaya
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo seakan tak percaya dirinya bisa finis kelima di Grand Prix Belanda, Sabtu (29/6/2013) kemarin. Meski gagal juara, dia mengaku puas.
Jika melihat kondisi Lorenzo, dia memang layak untuk puas. Lorenzo akhirnya ikut balapan meski belum pulih benar dari cedera patah tulang. Meski masih mengalami rasa sakit, Lorenzo tetap membalap dengan baik. Mengawali lomba dari posisi ke-12, Lorenzo melesat dan finis di posisi kelima.
"Ini akan menjadi mustahil untuk dipercaya beberapa menit setelah kecelakaan saya bahwa ini bisa terjadi. Kami berani untuk membuat operasi pada hari yang sama, jika saya menunggu sampai Jumat, maka para dokter tak akan membiarkan saya balapan,"jelas Lorenzo seperti dikutip Crash.net.
"Kami membuat balapan hari ini dan saya sangat berani di lap pertama karena melewati pengendara dengan tulang selangka seperti ini di bawah pengereman sungguh sulit."
"Saya merasa cukup baik secara fisik pada awal balapan, namun setelah lap ketujuh setiap lap menjadi lebih buruk. Lebih sulit untuk mengubah arah, untuk mengerem dan mempercepat motor, jadi saya tak bisa melakukannya lebih dari posisi kelima,"ia menambahkan.
Lorenzo mengatakan, tambahan poin dengan finis kelima sudah cukup menguntungkan baginya. Saat ini diringa berselisih 9 poin dengan Dani Pedrosa yang memimpin klasemen umum pembalap dengan 136 poin.
"Kami hanya kehilangan dua poin dari Danny yang memimpin kejuaraan. Posisi ini lebih baik daripada kemenangan yang saya miliki dalam karier saya,"ia menuturkan.
Jika melihat kondisi Lorenzo, dia memang layak untuk puas. Lorenzo akhirnya ikut balapan meski belum pulih benar dari cedera patah tulang. Meski masih mengalami rasa sakit, Lorenzo tetap membalap dengan baik. Mengawali lomba dari posisi ke-12, Lorenzo melesat dan finis di posisi kelima.
"Ini akan menjadi mustahil untuk dipercaya beberapa menit setelah kecelakaan saya bahwa ini bisa terjadi. Kami berani untuk membuat operasi pada hari yang sama, jika saya menunggu sampai Jumat, maka para dokter tak akan membiarkan saya balapan,"jelas Lorenzo seperti dikutip Crash.net.
"Kami membuat balapan hari ini dan saya sangat berani di lap pertama karena melewati pengendara dengan tulang selangka seperti ini di bawah pengereman sungguh sulit."
"Saya merasa cukup baik secara fisik pada awal balapan, namun setelah lap ketujuh setiap lap menjadi lebih buruk. Lebih sulit untuk mengubah arah, untuk mengerem dan mempercepat motor, jadi saya tak bisa melakukannya lebih dari posisi kelima,"ia menambahkan.
Lorenzo mengatakan, tambahan poin dengan finis kelima sudah cukup menguntungkan baginya. Saat ini diringa berselisih 9 poin dengan Dani Pedrosa yang memimpin klasemen umum pembalap dengan 136 poin.
"Kami hanya kehilangan dua poin dari Danny yang memimpin kejuaraan. Posisi ini lebih baik daripada kemenangan yang saya miliki dalam karier saya,"ia menuturkan.
(wir)