China-Korsel absen, Pelatnas incar tiga gelar
Senin, 01 Juli 2013 - 15:56 WIB
China-Korsel absen, Pelatnas incar tiga gelar
A
A
A
Sindonews.com - Absennya Korea Selatan dan China dalam ajang Prim-A Indonesia International Challenge 2013 membuat pebulu tangkis Pelatnas percaya diri. Minimal tiga gelar juara dibidik tim pelatnas dalam ajang yang akan digelar di GOR Sudirman, Surabaya 2-7 Juli mendatang.
Dari total 28 pebulu tangkis Pelatnas Cipayung akan turun di semua nomor yang dipertandingkan. Yakni tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran. "Kita targetkan minimal bisa meraih tiga gelar juara. Atlet yang turun merupakan pelatnas pratama," ujar Ketua Bidang Pengembangan Basri Yusuf, dalam press conference, kemarin.
Dalam daftar unggulan, tim pelatnas menempati unggulan pertama di dua nomor. Yaitu, pasangan ganda putra Ade Yusuf dan Wayhu Nayaka dan pasangan ganda campuran Alfian Eko/Walan Sari. Sementara di tunggal putri, pebulu tangkis pelatnas Yani Asmarani masuk dalam unggulan ketiga.
Pada nomor tunggal putra, Pelatnas menurunkan tujuh pemain yakni Arif Ramadhan, Akbar Panji, Shesar Hiren Rhustavito, Ivanudin Rifan Fauzin, Thomi Azizan Mahbub, Christie Jonathan, dan Setyaldi Putra Wibowo. Meraka bakal mencoba menjegal unggulan pertama sekaligus juara bertahan Yusuf Alamsyah.
Sementara Ketua Panitia Indonesia Challange 2013 Abdul Qodir mengatakan turnamen internasional tahunan berhadiah total 20 ribu dolar AS atau lebih kurang Rp198 juta itu, diikuti sebanyak 262 atlet dari 14 negara, termasuk tuan rumah Indonesia. "Jumlah negara sama namun jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun lalu, " ucapnya.
Sedangkan Korea Selatan yang tahun lalu hadir dan membawa pulang dua gelar dari tiga nomor final yang diikuti, tidak mengirimkan pebulu tangkisnya. Pada Mei lalu, Korsel ambil bagian pada kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya dan kembali merebut gelar juara umum kedua kalinya secara beruntun.
Dari daftar resmi panitia, tuan rumah Indonesia diwakili sebanyak 192 atlet, diikuti Malaysia 19 pemain, Thailand (14), Hong Kong (9), Singapura (7), dan sisanya dari negara-negara lainnya. "Meski Korsel dan China tidak ikut, persaingan saya rasa masih ketat, " ucap Ketua PBSI Jatim, Jacob Rusdianto.
Dari pemenang Indonesia Challenge 2012, hanya pemain tunggal putra Alamsyah Yunus yang kembali berlaga untuk mempertahankan gelarnya, sedangkan empat pemenang lainnya absen, yakni Hera Desi (tunggal putri), pasangan Yonathan Suryatama/Hendra AG (ganda putra) dan dua ganda dari Korsel.
Dari total 28 pebulu tangkis Pelatnas Cipayung akan turun di semua nomor yang dipertandingkan. Yakni tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran. "Kita targetkan minimal bisa meraih tiga gelar juara. Atlet yang turun merupakan pelatnas pratama," ujar Ketua Bidang Pengembangan Basri Yusuf, dalam press conference, kemarin.
Dalam daftar unggulan, tim pelatnas menempati unggulan pertama di dua nomor. Yaitu, pasangan ganda putra Ade Yusuf dan Wayhu Nayaka dan pasangan ganda campuran Alfian Eko/Walan Sari. Sementara di tunggal putri, pebulu tangkis pelatnas Yani Asmarani masuk dalam unggulan ketiga.
Pada nomor tunggal putra, Pelatnas menurunkan tujuh pemain yakni Arif Ramadhan, Akbar Panji, Shesar Hiren Rhustavito, Ivanudin Rifan Fauzin, Thomi Azizan Mahbub, Christie Jonathan, dan Setyaldi Putra Wibowo. Meraka bakal mencoba menjegal unggulan pertama sekaligus juara bertahan Yusuf Alamsyah.
Sementara Ketua Panitia Indonesia Challange 2013 Abdul Qodir mengatakan turnamen internasional tahunan berhadiah total 20 ribu dolar AS atau lebih kurang Rp198 juta itu, diikuti sebanyak 262 atlet dari 14 negara, termasuk tuan rumah Indonesia. "Jumlah negara sama namun jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun lalu, " ucapnya.
Sedangkan Korea Selatan yang tahun lalu hadir dan membawa pulang dua gelar dari tiga nomor final yang diikuti, tidak mengirimkan pebulu tangkisnya. Pada Mei lalu, Korsel ambil bagian pada kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya dan kembali merebut gelar juara umum kedua kalinya secara beruntun.
Dari daftar resmi panitia, tuan rumah Indonesia diwakili sebanyak 192 atlet, diikuti Malaysia 19 pemain, Thailand (14), Hong Kong (9), Singapura (7), dan sisanya dari negara-negara lainnya. "Meski Korsel dan China tidak ikut, persaingan saya rasa masih ketat, " ucap Ketua PBSI Jatim, Jacob Rusdianto.
Dari pemenang Indonesia Challenge 2012, hanya pemain tunggal putra Alamsyah Yunus yang kembali berlaga untuk mempertahankan gelarnya, sedangkan empat pemenang lainnya absen, yakni Hera Desi (tunggal putri), pasangan Yonathan Suryatama/Hendra AG (ganda putra) dan dua ganda dari Korsel.
(aww)