Pelatih: Jonatan sudah punya tujuan yang jelas
Senin, 08 Juli 2013 - 10:36 WIB
Pelatih: Jonatan sudah punya tujuan yang jelas
A
A
A
Sindonews.com - Imam Tohari tidak terkejut ketika anak didiknya Jonatan Christie bisa merebut juara di Indonesia International Challenge 2013, atas unggulan pertama Alamsyah Yunus dengan 21-17 21-10, Minggu (7/7) kemarin.
Pasalnya, tunggul putra yang masih tergolong muda dan masih berada di kelas taruna mampu menumbangkan sejumlah seniornya di turnamen bulu tangkis tersebut. Imam mengatakan keberhasilan yang direbut anak asuhnya itu, karena ia sudah memiliki visi dan misi yang jelas saat mengikuti Internasional Challenge 2013 ini.
"Jonatan sudah punya tujuan yang jelas, dia bilang sama saya ikut Indonesia International Challenge untuk menaikkan peringkatnya. Saat itu saya kaget, ternyata dia sudah punya visi mis yang jelas, berpikir jauh kedepan," ujar Imam dilansir PBSI, Senin (8/7/2013).
"Alamsyah memang menang dari segi pengalaman, tapi Jonatan masih muda, fisiknya lebih kuat. Jonatan juga rasa ingin menangnya besar sekali, dia sangat menggebu-gebu ingin menang. Jadi ia adalah pemain muda berpotensi. Sebagai pemain tunggal, Jonatan punya power dan speed yang mendukung. Jonatan sering juga menambah porsi latihannya di pagi hari, kepribadiannya juga bagus, nurut sama pelatih," imbuh sang pelatih.
Ini adalah gelar International Challenge kedua bagi regu tunggal putra di tahun ini. Sebelumnya Fikri Ihsandi Hadmadi sukses naik podium juara di ajang Maldives International Challenge 2013. Sementara Muhammad Bayu Pangisthu meraih medali perak usai dikalahkan Fikri di final.
Pasalnya, tunggul putra yang masih tergolong muda dan masih berada di kelas taruna mampu menumbangkan sejumlah seniornya di turnamen bulu tangkis tersebut. Imam mengatakan keberhasilan yang direbut anak asuhnya itu, karena ia sudah memiliki visi dan misi yang jelas saat mengikuti Internasional Challenge 2013 ini.
"Jonatan sudah punya tujuan yang jelas, dia bilang sama saya ikut Indonesia International Challenge untuk menaikkan peringkatnya. Saat itu saya kaget, ternyata dia sudah punya visi mis yang jelas, berpikir jauh kedepan," ujar Imam dilansir PBSI, Senin (8/7/2013).
"Alamsyah memang menang dari segi pengalaman, tapi Jonatan masih muda, fisiknya lebih kuat. Jonatan juga rasa ingin menangnya besar sekali, dia sangat menggebu-gebu ingin menang. Jadi ia adalah pemain muda berpotensi. Sebagai pemain tunggal, Jonatan punya power dan speed yang mendukung. Jonatan sering juga menambah porsi latihannya di pagi hari, kepribadiannya juga bagus, nurut sama pelatih," imbuh sang pelatih.
Ini adalah gelar International Challenge kedua bagi regu tunggal putra di tahun ini. Sebelumnya Fikri Ihsandi Hadmadi sukses naik podium juara di ajang Maldives International Challenge 2013. Sementara Muhammad Bayu Pangisthu meraih medali perak usai dikalahkan Fikri di final.
(nug)