Wenger: Ini malam yang indah untuk Arsenal
Minggu, 14 Juli 2013 - 23:55 WIB
Wenger: Ini malam yang indah untuk Arsenal
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger sumringah setelah timnya bisa tampil gemilang dengan memborbardir Indonesia Dream Team 7-0. The Professor -julukan Wenger- mengatakan, pertandingan melawan Indonesia merupakan pengalaman bagus untuk para pemain muda Arsenal.
Dalam pertandingan itu sendiri, Wenger memang banyak menurunkan pemain muda pada babak pertama semisal Chuba Akpom, Thomas Eisfeld dan Serge Gnabry. Para pemain senior Arsenal pun baru turun di babak kedua.
"Ini tes bagus untuk para pemain muda dan yang pasti ini malam yang indah untuk kami semua," ujar Wenger dalam jumpa pers usai pertandingan, Minggu (14/7/2013) malam WIB.
Menurut Wenger, penampilan apik skuad mudanya tidak lepas dari gaya main yang cukup berkembang di pertandingan.
"Pemain mengoper bola dengan bagus dan mereka juga memiliki penetrasi yang juga bagus. Itu sangat positif," tambah Wenger.
Di lain sisi, Wenger menolak menghakimi permainan Indonesia. Kendati demikian, pelatih yang sudah menangani Arsenal selama lebih dari 16 tahun itu tetap mengungkapkan penyebab kekalahan Indonesia.
"20 menit terakhir, para pemain Indonesia kelelahan. Perbedaan power antar kedua tim juga terlihat jelas. Tetapi, saya tidak bisa menilai permainan Indonesia hanya dari satu pertandingan," tutup Wenger.
Dalam pertandingan itu sendiri, Wenger memang banyak menurunkan pemain muda pada babak pertama semisal Chuba Akpom, Thomas Eisfeld dan Serge Gnabry. Para pemain senior Arsenal pun baru turun di babak kedua.
"Ini tes bagus untuk para pemain muda dan yang pasti ini malam yang indah untuk kami semua," ujar Wenger dalam jumpa pers usai pertandingan, Minggu (14/7/2013) malam WIB.
Menurut Wenger, penampilan apik skuad mudanya tidak lepas dari gaya main yang cukup berkembang di pertandingan.
"Pemain mengoper bola dengan bagus dan mereka juga memiliki penetrasi yang juga bagus. Itu sangat positif," tambah Wenger.
Di lain sisi, Wenger menolak menghakimi permainan Indonesia. Kendati demikian, pelatih yang sudah menangani Arsenal selama lebih dari 16 tahun itu tetap mengungkapkan penyebab kekalahan Indonesia.
"20 menit terakhir, para pemain Indonesia kelelahan. Perbedaan power antar kedua tim juga terlihat jelas. Tetapi, saya tidak bisa menilai permainan Indonesia hanya dari satu pertandingan," tutup Wenger.
(irc)