Borong sembilan pemain, Di Canio belum puas
Minggu, 21 Juli 2013 - 17:35 WIB
Borong sembilan pemain, Di Canio belum puas
A
A
A
Sindonews.com – Sunderland menjadi salah satu klub yang paling aktif pada bursa transfer musim panas ini. Klub berjuluk The Black Cats itu tak main-main untuk menambah amunisi. Sebanyak sembilan pemain telah didatangkan pada bursa transfer musim panas ini.
Namun, sembilan pemain anyar ternyata tak membuat pelatih Sunderland, Paolo Di Canio puas. Pelatih berusia 45 tahun itu mengaku masih ingin menambah hingga dua pemain anyar lagi.
“Tentu saja saya ingin membawa pemain lagi. Tapi saya belum tahu apakah bisa diwujudkan saat ini,” ungkap Di Canio seperti dikutip Sports Mole, Minggu (21/7/2013).
“Kami telah mendapatkan pemain yang hebat dan klub telah berjuang keras serta banyak menghabiskan uang. Jadi, saya merasa senang, tapi tentu saja akan lebih baik jika kami membawa satu atau dua pemain lagi, tapi kita lihat saja nanti.” tambahnya.
Kadatangan pemain anyar tentu menjadi upaya Di Canio guna meningkatkan performa The Black Cats. Pasalnya, pada musim lalu performa Sunderland masih jauh dari kata memuaskan, yakni hanya mampu finis di urutan ke-17 atau satu tingkat dari zona degradasi.
Namun, sembilan pemain anyar ternyata tak membuat pelatih Sunderland, Paolo Di Canio puas. Pelatih berusia 45 tahun itu mengaku masih ingin menambah hingga dua pemain anyar lagi.
“Tentu saja saya ingin membawa pemain lagi. Tapi saya belum tahu apakah bisa diwujudkan saat ini,” ungkap Di Canio seperti dikutip Sports Mole, Minggu (21/7/2013).
“Kami telah mendapatkan pemain yang hebat dan klub telah berjuang keras serta banyak menghabiskan uang. Jadi, saya merasa senang, tapi tentu saja akan lebih baik jika kami membawa satu atau dua pemain lagi, tapi kita lihat saja nanti.” tambahnya.
Kadatangan pemain anyar tentu menjadi upaya Di Canio guna meningkatkan performa The Black Cats. Pasalnya, pada musim lalu performa Sunderland masih jauh dari kata memuaskan, yakni hanya mampu finis di urutan ke-17 atau satu tingkat dari zona degradasi.
(nug)