Target sapu bersih, pemain PSIS tak mau terbebani
Jum'at, 26 Juli 2013 - 21:42 WIB
Target sapu bersih, pemain PSIS tak mau terbebani
A
A
A
Sindonews.com - Para pemain PSIS Semarang diminta untuk tidak merasa terbebani dengan target sapu bersih pada tiga laga sisa putaran kedua babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia. Manajer tim PSIS Setyo Agung Nugroho menyatakan, PSIS masih menyisakan tiga laga, yakni dua pertandingan kandang dan satu kali tandang.
Diakuinya memang tidak mudah untuk memenuhi target sapu bersih, apalagi tim yang dihadapi adalah tim-tim tangguh. Namun, Agung menegaskan, hanya sapu bersih yang bisa menjadikan PSIS memiliki sedikit peluang untuk lolos ke babak berikutnya meski hal itu sangat tipis. PSIS saat ini terdampar di dasar klasmen grub B babak 12 besar dengan baru mengoleksi 1 poin.
''Kami realistis, tetapi juga tetap optimistis. Jadi para pemain harus benar-benar memanfaatkan tiga laga sisa dengan sapu bersih. Yang terpenting adalah para pemain bermain lepas,” ujarnya.
Sementara itu pelatih PSIS Firmandoyo mengatakan, untuk menghadapi putaran kedua babak 12 besar, dirinya akan mempersiapkan tim dengan matang untuk memenuhi target sapu bersih. Dikatakannya, setelah libur Ramada, Imral “Korea” Usman dkk, bakal mulai kembali berlatih 14 Agustus mendatang.
Dengan kata lain, lima hari sebelum pertandingan pertama melawan PS Bangka di stadion Jatidiri, 19 Agustus. Dengan waktu yang relatif singkat, Diakui Fimandoyo tidak akan mudah untuk mempersiapkan tim secara matang, namun Dia merasa yakin, waktu yang singkat akan mampu mengembalikan kondisi tim.
''Selama libur tim, para pemain kita minta berlatih sendiri, dan hal itu terus kita pantau, sehingga pada saat kembali ke tim, para pemain tidak mengalami masalah stamina, sehingga latihan bisa langsung pada teknik dan strategi,”ujarnya.
Dijelaskannya, setelah libur Ramadan para pemain akan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah, pengmbalian kekompakan tim.
''Mungkin setelah libur kan lama tidak bertemu , tentu akan mempengaruhi tim, kalau soal stamina saya yakin mereka pemain professional, pasti bisa menjaga stamina masing-masing,” ujarnya.
Firmandoyo berharap, pada putaran kedua, para pemainnya bisa bermain lebih tenang dan memenangkan setiap pertandingan. Dia pun meminta, target sapu bersih dijadikan motivasi bukan beban. Apalagi, dengan sudah makin tertutupnya peluang, untuk lolos ke babak berikutnya, para pemain seharusnya bermain tanpa beban dan bisa tampil all-out. ''Yang terpenting adalah, putaran kedua nanti para pemain benar-benar tampil maksimal,” tandasnya.
Diakuinya memang tidak mudah untuk memenuhi target sapu bersih, apalagi tim yang dihadapi adalah tim-tim tangguh. Namun, Agung menegaskan, hanya sapu bersih yang bisa menjadikan PSIS memiliki sedikit peluang untuk lolos ke babak berikutnya meski hal itu sangat tipis. PSIS saat ini terdampar di dasar klasmen grub B babak 12 besar dengan baru mengoleksi 1 poin.
''Kami realistis, tetapi juga tetap optimistis. Jadi para pemain harus benar-benar memanfaatkan tiga laga sisa dengan sapu bersih. Yang terpenting adalah para pemain bermain lepas,” ujarnya.
Sementara itu pelatih PSIS Firmandoyo mengatakan, untuk menghadapi putaran kedua babak 12 besar, dirinya akan mempersiapkan tim dengan matang untuk memenuhi target sapu bersih. Dikatakannya, setelah libur Ramada, Imral “Korea” Usman dkk, bakal mulai kembali berlatih 14 Agustus mendatang.
Dengan kata lain, lima hari sebelum pertandingan pertama melawan PS Bangka di stadion Jatidiri, 19 Agustus. Dengan waktu yang relatif singkat, Diakui Fimandoyo tidak akan mudah untuk mempersiapkan tim secara matang, namun Dia merasa yakin, waktu yang singkat akan mampu mengembalikan kondisi tim.
''Selama libur tim, para pemain kita minta berlatih sendiri, dan hal itu terus kita pantau, sehingga pada saat kembali ke tim, para pemain tidak mengalami masalah stamina, sehingga latihan bisa langsung pada teknik dan strategi,”ujarnya.
Dijelaskannya, setelah libur Ramadan para pemain akan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah, pengmbalian kekompakan tim.
''Mungkin setelah libur kan lama tidak bertemu , tentu akan mempengaruhi tim, kalau soal stamina saya yakin mereka pemain professional, pasti bisa menjaga stamina masing-masing,” ujarnya.
Firmandoyo berharap, pada putaran kedua, para pemainnya bisa bermain lebih tenang dan memenangkan setiap pertandingan. Dia pun meminta, target sapu bersih dijadikan motivasi bukan beban. Apalagi, dengan sudah makin tertutupnya peluang, untuk lolos ke babak berikutnya, para pemain seharusnya bermain tanpa beban dan bisa tampil all-out. ''Yang terpenting adalah, putaran kedua nanti para pemain benar-benar tampil maksimal,” tandasnya.
(aww)