Bintang Lakers trial di Inter Milan
Sabtu, 27 Juli 2013 - 14:02 WIB
Bintang Lakers trial di Inter Milan
A
A
A
Sindonews.com - Bintang LA Lakers, Steve Nash rupanya tidak bisa lepas dari kenangan masa kecilnya bersama sepak bola. Pasalnya, meski telah menjadi pebasket profesional, Nash masih menyimpan keinginan untuk bermain sepak bola kembali. Bahkan, Nash mengaku akan mengikuti sesi trial bersama Inter Milan yang akan bertandang ke Amerika Serikat untuk mengikuti turnamen Guinness International Champions Cup pekan depan.
"Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Tidak hanya untuk trial tetapi untuk bersama-sama di lapangan dengan Inter Milan. Satu dari sekian banyak klub profesional di dunia olahraga. Saya merasa seperti anak kecil," ujar Nash seperti dilansir ESPN, Sabtu (27/7/2013).
Nash menambahkan, trial yang akan dijalaninya nanti mungkin saja lebih sulit dari olahraga basket. Dia pun mengaku gugup jelang sesi trial yang akan digelar di New Jersey, dua hari sebelum Inter Milan membuka turnamen dengan melawan Chelsea di Indianapolis.
"Itu akan menjadi lebih sulit daripada bermain basket. Saya masih gugup ketika menjalani pertandingan basket dari waktu ke waktu. Ketika saya pergi kelapangan, saya tidak gugup. Tetapi sebelum itu," ujar Nash.
"Untuk pergi kesana (sesi trial) dengan orang-orang yang saya cari dan biasa saya tonton, pasti akan meningkatkan rasa gugup tersebut. Saya akan sangat gugup dan antusias," tutup Nash.
Selain menggemari sepakbola sejak kecil, kesukaan terhadap sepakbola juga menurun dari ayahnya, John yang merupakan pesepakbola profesional di Afrika Selatan dan Inggris.
"Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Tidak hanya untuk trial tetapi untuk bersama-sama di lapangan dengan Inter Milan. Satu dari sekian banyak klub profesional di dunia olahraga. Saya merasa seperti anak kecil," ujar Nash seperti dilansir ESPN, Sabtu (27/7/2013).
Nash menambahkan, trial yang akan dijalaninya nanti mungkin saja lebih sulit dari olahraga basket. Dia pun mengaku gugup jelang sesi trial yang akan digelar di New Jersey, dua hari sebelum Inter Milan membuka turnamen dengan melawan Chelsea di Indianapolis.
"Itu akan menjadi lebih sulit daripada bermain basket. Saya masih gugup ketika menjalani pertandingan basket dari waktu ke waktu. Ketika saya pergi kelapangan, saya tidak gugup. Tetapi sebelum itu," ujar Nash.
"Untuk pergi kesana (sesi trial) dengan orang-orang yang saya cari dan biasa saya tonton, pasti akan meningkatkan rasa gugup tersebut. Saya akan sangat gugup dan antusias," tutup Nash.
Selain menggemari sepakbola sejak kecil, kesukaan terhadap sepakbola juga menurun dari ayahnya, John yang merupakan pesepakbola profesional di Afrika Selatan dan Inggris.
(dka)