Mourinho tuding Real Madrid sebagai mesin politik
Minggu, 04 Agustus 2013 - 01:20 WIB
Mourinho tuding Real Madrid sebagai mesin politik
A
A
A
Sindonews.com - Pengakuan mengejutkan datang dari mantan pelatih Real Madrid Jose Mourinho. Dirinya membeberkan urusan politik telah memasuki klub Real Madrid hal itulah yang membuat dirinya meninggalkan klub tersebut dan memilih Chelsea.
Mourinho yakin politik yang membuat dirinya gagal meraih sukses pada musim terakhirnya di Santiago Bernabeu. Mou mengklaim persaingan di dalam manajemen Real Madrid-lah yang membuatnya gagal.
"Saya tau Real Madrid merupakan klub yang spesial. Namun kini Madrid bukan hanya klub, tetapi politik. Madrid bukan hanya sepak bola, Madrid bukanlah olahraga," ujar Mou kepada ESPN.
Ini menjadi yang pertama kalinya dirinya, gagal berikan trofi pada timnya sejak 2002 kala menangani Porto. "Inilah musim terburuk dalam karier saya," ujar Mourinho yang pada pertandingan ini harus diusir keluar oleh wasit pada menit ke-76.
"Di tahun kedua Saya, kami menangi Liga, kami merupakan tim terbaik dalam sejarah Spanyol, namun di tahun ketiga ada pemilihan presiden. Pemilihan di klub ini sangat berdampak besar untuk kami dan kami berada di tengah-tengah hal ini. Hanya orang 'dalam' yang dapat mengerti hal ini." tegas Mou.
Mourinho yakin politik yang membuat dirinya gagal meraih sukses pada musim terakhirnya di Santiago Bernabeu. Mou mengklaim persaingan di dalam manajemen Real Madrid-lah yang membuatnya gagal.
"Saya tau Real Madrid merupakan klub yang spesial. Namun kini Madrid bukan hanya klub, tetapi politik. Madrid bukan hanya sepak bola, Madrid bukanlah olahraga," ujar Mou kepada ESPN.
Ini menjadi yang pertama kalinya dirinya, gagal berikan trofi pada timnya sejak 2002 kala menangani Porto. "Inilah musim terburuk dalam karier saya," ujar Mourinho yang pada pertandingan ini harus diusir keluar oleh wasit pada menit ke-76.
"Di tahun kedua Saya, kami menangi Liga, kami merupakan tim terbaik dalam sejarah Spanyol, namun di tahun ketiga ada pemilihan presiden. Pemilihan di klub ini sangat berdampak besar untuk kami dan kami berada di tengah-tengah hal ini. Hanya orang 'dalam' yang dapat mengerti hal ini." tegas Mou.
(wbs)