Madrid bukan tentang sepak bola, tapi politik
Minggu, 04 Agustus 2013 - 19:27 WIB
Madrid bukan tentang sepak bola, tapi politik
A
A
A
Sindonews.com - Entah apa yang ada dalam benak Jose Mourinho. Ia tiba-tiba melontarkan pernyataan pedas kepada bekas klubnya Real Madrid. Menurut pelatih yang menyebut dirinya sebagai Special One itu, El Real tidak secara khusus menyuguhkan sepak bola melainkan klub lebih tertarik untuk berkecimpung di dunia politik.
Mourinho meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas ini, setelah tiga tahun bertugas menangani Cristiano Ronaldo dkk. Namun sebuah kesempatan ia menyebutkan, dirinya terlalu menghabiskan waktu yang memiliki tanggung jawab besar seputar permasalahan yang ada di sekeliling Los Blancos.
Hal itu dimaksudkan ketika pemilihan presiden klub berlangsung. Saat itu di tahun ketiganya melatih Madrid, Mourinho merasa ada hal yang ganjil (aneh), ketika semua orang sibuk memikirkan siapa calon yang tepat menangani tim ketimbang kemajuan klub itu sendiri.
"Saya tahu Madrid adalah klub khusus. Tapi dari penilaian saya prioritas di sini bahwa Madrid bukanlah tentang olahraga, bukan tentang sepak bola, melainkan lebih memikirkan masalah politik di dalam klub," aku pelatih Portugal dilansir FootballEspana, Minggu (4/8/2013).
"Pada tahun kedua, kami memenangkan kejuaraan. Kami adalah tim terbaik dalam sejarah Spanyol, di mana kami meraih 100 poin dengan mencetak 121 gol, dan kemudian pada tahun ketiga itu merupakan tahun pemilu di klub. Kami berada di tengah-tengah hal yang tidak normal dan hanya orang yang berada di dalam ruangan rapat yang mampu memahami proses seperti itu," tambahnya.
Mourinho meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas ini, setelah tiga tahun bertugas menangani Cristiano Ronaldo dkk. Namun sebuah kesempatan ia menyebutkan, dirinya terlalu menghabiskan waktu yang memiliki tanggung jawab besar seputar permasalahan yang ada di sekeliling Los Blancos.
Hal itu dimaksudkan ketika pemilihan presiden klub berlangsung. Saat itu di tahun ketiganya melatih Madrid, Mourinho merasa ada hal yang ganjil (aneh), ketika semua orang sibuk memikirkan siapa calon yang tepat menangani tim ketimbang kemajuan klub itu sendiri.
"Saya tahu Madrid adalah klub khusus. Tapi dari penilaian saya prioritas di sini bahwa Madrid bukanlah tentang olahraga, bukan tentang sepak bola, melainkan lebih memikirkan masalah politik di dalam klub," aku pelatih Portugal dilansir FootballEspana, Minggu (4/8/2013).
"Pada tahun kedua, kami memenangkan kejuaraan. Kami adalah tim terbaik dalam sejarah Spanyol, di mana kami meraih 100 poin dengan mencetak 121 gol, dan kemudian pada tahun ketiga itu merupakan tahun pemilu di klub. Kami berada di tengah-tengah hal yang tidak normal dan hanya orang yang berada di dalam ruangan rapat yang mampu memahami proses seperti itu," tambahnya.
(wir)