Rapor merah lini depan Timnas U-23

Jum'at, 16 Agustus 2013 - 21:58 WIB
Rapor merah lini depan...
Rapor merah lini depan Timnas U-23
A A A
Sindonews.com –Lini depan tim nasional (timnas) Indonesia, dinilai jadi titik lemah. Tercatat dari tiga uji coba internasional yang telah dilakoni, belum ada sebiji gol pun yang mampu dilesakan para juru gedor tim Garuda Muda. Padahal, ajang SEA Games 2013 Myanmar yang jadi tujuan utama tinggal tiga bulan lagi dihelat.

Di bawah komando Rahmad Darmawan, timnas U-23 telah menjalani tiga laga muji coba internasional. Dimana pada laga terakhir, mampu menundukan timnas U-23 Brunei Darussalam, 0-1, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/8). Akan tetapi, satu-satunya gol yang mampu dilesakan, lagi-lagi bukan lahir dari para pemain depan.

Timnas U-23 berhasil menyudahi laga dengan kemenangan, lewat aksi pemain belakang Andri Ibo. Kondisi tersebut, juga terjadi saat tim Garuda Muda hanya mampu tampil imbang, 1-1, kontra timnas U-23 Singapura di Stadion Manahan, Solo, Jawan Tengah, 8 Juli lalu. Dimana gol tim Garuda Muda dilesakan Joko Sasongko, yang beroperasi di lapangan tengah.

Tumpulnya lini depan timnas U-23, malah berakhir kekalahan saat gantian dijamu Singapura, (13/7), pada laga kedua uji coba. Kondisi tersebut tentu menjadi sinyal berbahaya, melihat target emas yang ingin dikejar tim Garuda Muda diajang SEA Games. Dimana pada pergelaran sebelumnya, hanya mampu meraih medali perak.

Melihat belum ada progres positif dari lini depan timnas U-23, RD memberikan komentarnya terhadap salah satu bomber masa depan Indonesia Syamsir Alam. Menurut pelatih yang masih berstatus juru taktik Arema Crounus, Syamsir wajib memotivasi dirinya sendiri agar mampu tampil maksimal dipartai-partai selanjutnya.

“Saya merasa jika dia (Syamsir) harus memotivasi dirinya sendiri, untuk bisa mengalahkan dirinya sendiri. Dan bisa fokus dalam berlatih dan dipermainan. Saya melihat jika dia belum menemukan permainan yang sebenarnya,” ungkap RD.

Syamsir memang jadi pemain yang diharapkan bisa berkontribusi lebih bagi tim Garuda Muda. Apalagi setelah melihat perjalanan karirnya yang lebih banyak berkompetisi di luar negeri. Seperti Penarol di liga Uruguay, CS Vise di kompetisi Belgia, dan saat ini tergabung dengan DC United di Major League Soccer (MLS), Amerika Serikat.

Walau banyak yang menilai lini depan timnas U-23 masih jadi faktor lemah, RD tetap melihat ada pemain-pemain yang malah menonjol. Aldair Makatindu penyerang muda Persisam Samarinda dinilai memiliki potensi besar untuk bisa tampil lebih maksimal bersama timnas U-23.

Aldair yang masih berusia 21 tahun, menurut RD memiliki keberanian dalam membongkar pertahana lawan. Hal itu memang terlihat saat aksi-aksinya, cukup menyulitkan barisan pertahanaan Tebuan, julukan timnas Brunei. Tercatat ada empat sampai lima peluang yang mampu diusakannya.

“Saya memuji permainan Aldair. Walau dirinya adalah pemain paling muda di tim ini, Aldair mampu tampil berani. Aldair tampil percaya diri dan berani menahan bola,” papar pelatih kelahiran Metro, Lampung, 46 tahun silam tersebut.

RD sendiri sebenarnya telah banyak mencoba pemain depan. Sejak menggelar pelatihan nasional (pelatnas) tahap pertama di Yogyakarta, 5-8 Juni lalu, nama-nama pemain depan seperti Yandi Sofyan Munawar, Mario Albeikop, Agung Supriyanto, Nico Malau, Yohanis Nabar, Fandi Eko Utomo, dan Ricky Kayame terus dicoba.

Namun sayang, beberapa nama yang dikedepankan belum juga memberikan kontribusi lebih. Untuk itu, RD pun diminta untuk lebih keras dalam menempa para pemain depan tim Garuda Muda. Kondisi menjadi penting, setelah melihat bagaimana perkembangan para pesaing tim Garuda Muda di SEA Games nanti. (decky irawan jasri)

Beberapa Nama Pemain Depan Seleksi Timnas U-23 ;

Fandi Eko Utomo (Persela Lamongan),Syamsir Alam (DC United/ Amerika Serikat), Yoseph Ostanika (Semen Padang), Aldair Makatindu (Persisam Samarinda), Yohanis Nabar (Persidafon Dafonsoro), Mario Aibekop (PSBS Biak), Moniaega Suwardi (PSS Sleman), Ricky Kayame (Persipura Jayapura), Agung Supriyanto (Persija Jepara), Dendi Santoso (Arema Crounus), Sunarto (Arema), Yohanes Pahabol (Persipura), Ghozali Muharram Siregar (Pro Duta), Ryanto (PSIM Yogyakarta), Achamad Resal Octavia
(wbs)
Berita Terkait
Jelang Laga Timnas Indonesia...
Jelang Laga Timnas Indonesia vs Indonesia, Puluhan Penonton Mulai Berdatangan ke GBK
Welber Jardim Tak Kunjung...
Welber Jardim Tak Kunjung Terlihat dalam Sesi Latihan Timnas Indonesia U-17
Imbangi Skor saat Lawan...
Imbangi Skor saat Lawan Thailand, Statistik Permainan Timnas Membaik
Shin Tae-yong Fokus...
Shin Tae-yong Fokus Pemulihan Timnas Indonesia U-20, Ronaldo Kwateh Sudah Gabung Latihan
Bahagia Timnas U-22...
Bahagia Timnas U-22 Indonesia Sabet Emas, Jokowi Traktir Durian di Medan
Suporter Ultras Garuda...
Suporter Ultras Garuda Nyanyikan Chants Jelang Laga Timnas Indonesia vs Argentina
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
4 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
6 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
7 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
12 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved