Rossi tak rela Honda kalahkan Yamaha

Sabtu, 17 Agustus 2013 - 03:23 WIB
Rossi tak rela Honda...
Rossi tak rela Honda kalahkan Yamaha
A A A
Sindonews.com - Jelang MotoGP Indianapolis Amerika 18 Agustus mendatang. Yamaha kini telah mencangkokkan peranti seamless shift gerbox (SSG) pada Yamaha M1. Namun hingga kini hasil tersebut masih dirahasiakan. Tetapi Valentino Rossi yang sempat menjajal SSG di Brno membeberkanya.

Rossi yang berbicara pada konferensi pers menyatakan dirinya sangat menyukai gear box baru itu. Dia berharap mesin tersebut dapat diresmikan penggunaannya secepat mungkin. “Kami mencoba gear box baru saat tes di Brno. Saya merasa sangat baik saat menggunakannya dan sangat menyukainya,” terang Rossi seperti dilansir situs resmi MotoGP

“Bagiku, hanya untuk satu putaran saja (SSG) tidak berpengaruh pada catatan waktu, Kami mencoba untuk membuat beberapa perbandingan. Saya pikir perkembangan terbesarnya terasa setelah 20 atau 30 putaran karena motornya menjadi semakin mudah dikendarai, lebih stabil dalam akselerasi maupun pengereman, ditambah lagi tekanan yang lebih sedikit terhadap bannya dan itu sangat bagus bagi pembalap karena motornya semakin mudah digeber habis-habisan dan mengurangi potensi terjadi kesalahan,” ujar ‘The Doctor’.

“Tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan karena ada beberapa yang dianggap belum siap. Maksudnya, saya tidak mengetahui kapan mesin itu dapat digunakan, Saya harap mesin ini bisa digunakan segera mungkin, untuk dapat segera bersaing dengan para rival ” tambah peraih gelar dunia tujuh kali itu.

Kemampuan mesin baru yang digunakan oleh tim Yamaha ini masih menjadi bahan pertanyaan bagi publik. Hal itu wajar karena kinerja mesin tersebut belum terbukti dan perlu diperlihatkan kepada para penikmat MotoGP. Dinilai masih belum terbukti, Rossi meyakinkan saat di konferensi pers,bila mesin tersebut telah memberikan perubahan cukup baik pada motornya.

“Memang dalam satu lap kecepatan motor tidak banyak berubah dalam hal waktu putaran. Banyak orang berbicara dua persepuluh untuk satu putaran. Dan mesin ini membawa kurang dari dua persepuluh. Tapi dalam 20 sampai 30 lap, mesin ini membuat kecepatan motor saya jauh lebih muda untuk naik. Selain itu, motor jadi lebih stabil dalam hal akselerasi dan pengereman,” terang Rossi

Sementara itu, Yamaha sendiri tidak membeberkan informasi lengkap terkait SSG bahkan pihak Yamaha tak mengeluarkan pernyataan resmi mengenai SSG-nya, namun Rossi sendiri sempat memberikan sedikit komentarnya di sesi konferensi pers jelang GP Indianapolis, 15 Agustus 2013.

Yamaha sepertinya tak mau terburu-buru dalam menggunakan SSG hingga benar-benar memiliki kesiapan baik secara teknis dan keamanan. Namun Yamaha harus gerak cepat mengingat Honda yang sudah lebih dulu menggunakan sistem tersebut dan terbukti unggul dalam akselerasi dibanding Yamaha. Jika ingin mengejar ketertinggalannya dengan Honda, Yamaha harus bisa cepat memenuhi permintaan Rossi dan Lorenzo.
(wbs)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Prancis vs Maroko Belum...
Prancis vs Maroko Belum Kick-off, Jurnalis Malah Adu Jotos
41 menit yang lalu
Banding Olise Ditolak,...
Banding Olise Ditolak, FIFA Bikin Prancis Murka
1 jam yang lalu
Benarkah Ronaldo Tak...
Benarkah Ronaldo Tak Punya Warisan Besar di Piala Dunia?
3 jam yang lalu
Kisah Maroko di Piala...
Kisah Maroko di Piala Dunia 2026: Cuma 7 Pemain Kelahiran Tanah Asal, Mayoritas dari Eropa
3 jam yang lalu
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
5 jam yang lalu
Skandal Piala Dunia...
Skandal Piala Dunia 2026, Parlemen Eropa Minta Presiden FIFA Gianni Infantino Diinvestigasi
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved