Mares: Sulit hadapi lawan senegara
Rabu, 21 Agustus 2013 - 15:52 WIB
Mares: Sulit hadapi lawan senegara
A
A
A
Sindonews.com - Penguasa sabuk kelas bulu versi WBC, Abner Mares, menuturkan bahwa pertarungan sesama petinju Meksiko biasanya akan berlangsung sangat menarik dan sulit, pasalnya Negeri Sombrero memiliki petinju-petinju hebat.
Hal itu disampaikan Mares, ketika petinju berkebangsaan Meksiko itu akan menjalani laga mempertahankan gelar melawan pesaing senegaranya, Jhonny Gonzalez, di Carson, California, Amerika Serikat, Minggu (25/8) WIB.
Beberapa hari menjelang penampilannya, Mares terus berusaha meraih performa terbaiknya, karena Gonzalez merupakan petinju yang memiliki lebih banyak pengalaman dan dikenal pemilik pukulan yang keras. "Nama dari permainan ini adalah memukul dan tidak terpukul, saya merupakan petinju tapi saya selalu memiliki mentalitas itu," ucap Mares.
"Kadang-kadang itu tergantung pada bagaimana pertarungan berkembang, tetapi dalam masalah ini, kami akan mencoba untuk membuat pertarungan berlangsung lebih mudah bagi diriku karena Gonzalez adalah lawan tangguh dan pejuang, gayanya sulit."
Meskipun Mares masih berusia 27 tahun, namun dia sudah mampu menjadi juara dunia di tiga divisi kelas berat. Sebelum menjadi juara kelas bulu WBC, Mares pernah menguasai sabuk kelas bantam IBF, dan bantam super WBC.
Hal itu disampaikan Mares, ketika petinju berkebangsaan Meksiko itu akan menjalani laga mempertahankan gelar melawan pesaing senegaranya, Jhonny Gonzalez, di Carson, California, Amerika Serikat, Minggu (25/8) WIB.
Beberapa hari menjelang penampilannya, Mares terus berusaha meraih performa terbaiknya, karena Gonzalez merupakan petinju yang memiliki lebih banyak pengalaman dan dikenal pemilik pukulan yang keras. "Nama dari permainan ini adalah memukul dan tidak terpukul, saya merupakan petinju tapi saya selalu memiliki mentalitas itu," ucap Mares.
"Kadang-kadang itu tergantung pada bagaimana pertarungan berkembang, tetapi dalam masalah ini, kami akan mencoba untuk membuat pertarungan berlangsung lebih mudah bagi diriku karena Gonzalez adalah lawan tangguh dan pejuang, gayanya sulit."
Meskipun Mares masih berusia 27 tahun, namun dia sudah mampu menjadi juara dunia di tiga divisi kelas berat. Sebelum menjadi juara kelas bulu WBC, Mares pernah menguasai sabuk kelas bantam IBF, dan bantam super WBC.
(nug)