Stevenson tak terkesan dengan kemenangan Kovalev
Rabu, 21 Agustus 2013 - 18:57 WIB
Stevenson tak terkesan dengan kemenangan Kovalev
A
A
A
Sindonews.com - Juara dunia tinju kelas berat ringan versi WBC, Adonis Stevenson, mencoba membandingkan kemenangannya atas Chad Dawson dengan kemenangan yang diraih Sergey Kovalev atas Nathan Cleverly. Menurutnya, kemenangan diraihnya lebih mengesankan ketimbang Kovalev.
Pada Juni lalu, Stevenson sukses mempertahankan sabuk WBC yang dikuasainya dengan menghentikan Dawson di ronde pertama. Sementara, Kovalev berhasil merebut gelar WBO dari Cleverly, setelah mencetak kemenangan TKO di ronde keempat atas Cleverly pada 18 Agustus lalu. Kovalev menjatuhkan Cleverly sebanyak empat kali sebelum pertarungan dihentikan oleh wasit.
"Siapa yang bisa mengalahkan Chad Dawson dalam waktu 76 detik? Saya bertarung dengan Chad Dawson dan mengalahkannya dalam 76 detik. Tentu saja itu lebih mengesankan (dibanding kemenangan Kovalev atas Cleverly). Saya berada di 168pon (76,2kg), saya memperoleh berat 175pon (79,4kg)," cerocos Stevenson, do Radio ATG. "Saya petinju kelas berat ringan terbaik di dunia dan merobohkannya dalam 76 detik. Siapa yang bisa mengalahkan itu sekarang?"
Stevenson sendiri akan kembali berlaga pada 28 September mendatang di Bell Centre, Montreal, Kanada. Petinju berusia 35 tahun itu akan bertarung mempertahankan gelar dengan mantan juara IBF, Tavoris Cloud.
Pada Juni lalu, Stevenson sukses mempertahankan sabuk WBC yang dikuasainya dengan menghentikan Dawson di ronde pertama. Sementara, Kovalev berhasil merebut gelar WBO dari Cleverly, setelah mencetak kemenangan TKO di ronde keempat atas Cleverly pada 18 Agustus lalu. Kovalev menjatuhkan Cleverly sebanyak empat kali sebelum pertarungan dihentikan oleh wasit.
"Siapa yang bisa mengalahkan Chad Dawson dalam waktu 76 detik? Saya bertarung dengan Chad Dawson dan mengalahkannya dalam 76 detik. Tentu saja itu lebih mengesankan (dibanding kemenangan Kovalev atas Cleverly). Saya berada di 168pon (76,2kg), saya memperoleh berat 175pon (79,4kg)," cerocos Stevenson, do Radio ATG. "Saya petinju kelas berat ringan terbaik di dunia dan merobohkannya dalam 76 detik. Siapa yang bisa mengalahkan itu sekarang?"
Stevenson sendiri akan kembali berlaga pada 28 September mendatang di Bell Centre, Montreal, Kanada. Petinju berusia 35 tahun itu akan bertarung mempertahankan gelar dengan mantan juara IBF, Tavoris Cloud.
(nug)