Bridgestone tunda MotoGP gunakan ban belakang baru

Kamis, 22 Agustus 2013 - 16:27 WIB
Bridgestone tunda MotoGP...
Bridgestone tunda MotoGP gunakan ban belakang baru
A A A
Sindonews.com - Dalam ajang adu kebut MotoGP ban merupakan salah satu komponen paling vital yang perlu riset setiap ajang. Dan itulah yang dilakukan pemasok tunggal ban MotoGP Bridgestone yang hingga kini belum menemukan kompon (bahan) untuk ban belakang dengan spek keras.

"Bridgestone awalnya direncanakan untuk memperkenalkan kompon keras, ban belakang baru di Republik Ceko Grand Prix, tapi setelah pengujian terbaru di sirkuit Brno telah memutuskan untuk mengubah pasokan," kata sebuah pernyataan Bridgestone.

"Spesifikasi keras ban lain dengan bahan yang berbahan lembut di sisi kiri, di sisi kanan keras, akan diberikan akhir pekan ini dan perubahan ini dibuat dalam perjanjian dengan Komisi Prix Grand Indianapolis."

Awalnya Bridgestone memilih ban belakang lebih lembut dan lebih keras. Namun dalam sembilan balapan kering sejauh musim ini, kompon lembutlah yang lebih diterima Honda, Yamaha dan Ducati.

"Sepertinya saat ini para pembalap, lebih memelih menerima apapun yang kita tawarkan, ketimbang mereka menentukan pilihan" tegas Bridgestones chief engineer Masao Azuma.
(wbs)
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
6 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
8 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
9 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
13 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
14 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved