PBSI Jabar bentuk dua pusdiklat baru

Kamis, 22 Agustus 2013 - 20:30 WIB
PBSI Jabar bentuk dua...
PBSI Jabar bentuk dua pusdiklat baru
A A A
Sindonews.com - Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Barat merancang program pembentukan dua pusdiklat baru. Program itu untuk melengkapi tiga (Pusat Pendidikan dan latihan) Pusdiklat yang ada saat ini.

Sekum Pengda PBSI Jabar Herman Subarjah menuturkan, kini Jabar tengah memiliki tiga pusdiklat bulutangkis, yaitu Pusdiklat Susi Susanti Tasikmalaya, Pusdiklat SGS PLN Elektrik dan satu pusdiklat lainnya di Bandung.

"Kepengurusan Pengda PBSI yang baru sudah merancang program untuk pembentukan dua Pusdiklat yang baru untuk melengkapi tiga Pusdiklat yang ada saat ini," kata Herman.

Dia mengaku, pembentukan dua pusdiklat sendiri akan dilakukan pada akhir tahun 2013 ini. Untuk penempatan Pusdiklat sendiri, salahsatunya akan di tempatkan di kawasan Kota dan Kabupaten Cirebon.

''Pengda PBSI Jawa Barat akan mendirikan dua Pusat Pendidikan Latihan bulu tangkis ini yang baru di wilayah Jawa Barat pada akhir 2013. Satu Pusdiklat kemungkinan ditempatkan di kawasan Kota atau Kabupaten Cirebon,”tuturnya.

Menurutnya pembangunan Pusdiklat tersebut bertujuan untuk menjaring talenta-talenta potensial bulu tangkis Jabar. karena bagaimanapun kehadiran Pusdiklat ini bisa meningkatkan pembinaan atlet bulu tangkis Jabar secara intensif.

Pembinaan bulutangkis sendiri sempat mati suri karena Pusdiklat yang digeser paradigmanya ke dalam klub. Klub memiliki kelebihan bebas merekrut para pemain, menerima atau mengeluarkan pemain tanpa ada interpensi dari organisasi Persatuan Bulu Tangkis, Pengprov pun tidak bisa memberikan interpensi karena memang tidak punya hak.

"Kami masih mencarikan dulu tanah dan anggarannya, yang jelas akhir tahun ini dua Pusdiklat itu sudah berjalan," katanya.

Dia juga mengatakan kepemimpinan Pengda PBSI Jabar saat ini masih dipegang oleh Lutfy Hamid dan akan melanjutkan beberapa program pembinaan dan pencetakan atlet. Termasuk mempersiapkan atlet-atlet belia yang siap masuk ke jenjang Pelatnas.

Herman menegaskan, pembinaan atlet bulu tangkis di Jawa Barat terus bergulir dimana atlet-atletnya terus ditempa di klub. Namun kehadiran Pusdiklat masih diperlukan agar talenta itu bisa lebih terasah lagi.

Sementara itu mantan juara dunia ganda putra Riky Subagja juga menyatakan Jabar masih tetap menjadi daerah yang diperhitungkan dalam bulutangkis karena memiliki pola pembinaan yang sudah berjalan dengan baik.

Menurutnya Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang selama ini dikenal selalu memberikan kontribusi bagi Indonesia dengan menyumbang atlet bulu tangkis. Meski pada kejuaraan dunia beberapa waktu lalu, atlet Jabar tidak bisa berkata banyak.

Namun sebenarnya Jawa Barat tetap berupaya menyiapkan atlet bulu tangkis untuk kemajuan prestasi bulu tangkis Indonesia. Terbukti banyaknya atlet-atlet di Pelatnas saat ini yang berasal dari Jawa Barat. Walaupun faktanya sangat sulit menyiapkan atlet berkaliber nasional dalam jangka waktu.

"Saya lihat regenerasi pebulutangkis dari Jabar terus bergulir, dengan masuknya beberapa atlet ke Pelatnas dan juga masuk klub lain dengan statu tetap atlet Jabar. meski memang bisa diakui kekuatan atlet tidak merata, karena tergantung juga pada peran klub dan pengurus cabang di daerah itu sendiri,”pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
26 Pengprov PBSI Dukung...
26 Pengprov PBSI Dukung Ketua BPK Sebagai Caketum
Resmi Terbentuk, Pengprov...
Resmi Terbentuk, Pengprov MPI Sulsel Dinakhodai Diza Ali
Pengurus Pertina Makassar...
Pengurus Pertina Makassar Periode 2021-2025 Dilantik
Jelang Olimpiade Paris...
Jelang Olimpiade Paris 2024, PBSI Fokus Persiapan Kondisi Fisik dan Mental Para Atlet
Pertina Sulsel Target...
Pertina Sulsel Target Pertahankan Tradisi Medali Emas di PON Papua
172 Petinju Berebut...
172 Petinju Berebut Tiket Porprov di Piala Wali Kota Parepare
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
6 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
6 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
6 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
8 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
8 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved