Tidak latihan tak pengaruhi tim
Minggu, 25 Agustus 2013 - 15:04 WIB
Tidak latihan tak pengaruhi tim
A
A
A
Sindonews.com – Meskipun saat ini skuad Persijap Jepara berhenti latihan karena krisis finansial, namun, kondisi tersebut diyakini oleh Pelatih Persijap Raja Isa tidak akan berpengaruh terhadap soliditas pasukan tim berjuluk Laskar Kalinyamat.
Raja Isa mengaku, kondisi yang saat ini sedang menimpa Persijap, secara tim tidak terganggu. Menurutnya, semua pemain baik asing maupun lokal sudah mandiri dan memahami situasi yang saat ini terjadi. “Semua pemain menyadari apa yang terjadi pada tim,”katanya, Minggu (25/8).
Dia menjelaskan, diliburkannya latihan pemain selain karena faktor finansial tim, pada dasarnya lebih pada kejelasan, dari kelanjutan putaran kedua kompetisi Indonesia Premier League (IPL). Meskipun LPIS sudah menerbitkan jadwal terbaru, namun belum ada kepastian, apakah kompetisi dilanjutkan atau tidak.
Sesuai dengan jadwal yang baru, Persijap bakal menjamu Persiraja Banda Aceh, sebagai laga pembuka putaran kedua IPL pada 4 September mendatang kemudian dilanjutkan menjamu PSLS Loksumawe empat hari kemudian.
“Jadwal memang sudah ada , tetapi belum ada kepastian apakah kompetisi dilanjutkan atau tidak. Jadi pada dasarnya lebih bersifat menunggu kejelasan,”ujarnya.
Raja Isa mengungkapkan, meskipun saat ini Evaldo dkk tidak melakukan latihan, kekompakan tim akan tetap terjaga, karena para pemain tetap berkomunikasi, dan berusaha menjaga kekompakan. Terlebih, sebelumnya mereka sudah melakukan latihan dan melakukan beberapa kali uji coba.
“Kalau soal kondisi tim, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, pada dasarkan kami sebenarnya sudah siap untuk melanjutkan kompetisi. Jadi kapanpun pertandingan kami sudah siap,” imbuh Raja Isa.
Striker Persijap Agung Supriyanto mengaku, selama libur latihan dirinya mengikuti TC PSAD di Jakarta. TC tersebut untuk persiapan menghadapi Piala Panglima. “Saya sekarang TC PSAD , sambil menunggu panggilan dari Persijap. Kalau sudah ada panggilan baru saya akan ijin untuk kembali ke tim,” kata Anggota TNI yang kini berdinas di PUSDIKPOM Bandung ini.
Pemain yang sudah mengoleksi delapan gol untuk Persijap ini berharap, kondisi krisis finansial yang saat ini mendera tim bisa segera mendapatkan solusi untuk bisa melanjutkan kompetisi.
Dia mengaku menyangkan, minimnya perhatian masyarkat Jepara terhadap kondisi Persijap. Padahal tim dan manajemen dalam kondisi solid.”Mudah-mudahan kondisi ini segera ada solusi, sehingga kami bisa melanjutkan kompetisi,” ujarnya.
Sementara itu, General Manajer (GM) Persijap Muhammad Said Bassalamah mengaku, belum bisa memastikan kapan tim bakal mulai melakukan latihan.”Kita belum ada kepastian kapan akan memanggil pemain, dan untuk sementara seperti ini dulu sampai ada kejelasan,” ujarnya.
Raja Isa mengaku, kondisi yang saat ini sedang menimpa Persijap, secara tim tidak terganggu. Menurutnya, semua pemain baik asing maupun lokal sudah mandiri dan memahami situasi yang saat ini terjadi. “Semua pemain menyadari apa yang terjadi pada tim,”katanya, Minggu (25/8).
Dia menjelaskan, diliburkannya latihan pemain selain karena faktor finansial tim, pada dasarnya lebih pada kejelasan, dari kelanjutan putaran kedua kompetisi Indonesia Premier League (IPL). Meskipun LPIS sudah menerbitkan jadwal terbaru, namun belum ada kepastian, apakah kompetisi dilanjutkan atau tidak.
Sesuai dengan jadwal yang baru, Persijap bakal menjamu Persiraja Banda Aceh, sebagai laga pembuka putaran kedua IPL pada 4 September mendatang kemudian dilanjutkan menjamu PSLS Loksumawe empat hari kemudian.
“Jadwal memang sudah ada , tetapi belum ada kepastian apakah kompetisi dilanjutkan atau tidak. Jadi pada dasarnya lebih bersifat menunggu kejelasan,”ujarnya.
Raja Isa mengungkapkan, meskipun saat ini Evaldo dkk tidak melakukan latihan, kekompakan tim akan tetap terjaga, karena para pemain tetap berkomunikasi, dan berusaha menjaga kekompakan. Terlebih, sebelumnya mereka sudah melakukan latihan dan melakukan beberapa kali uji coba.
“Kalau soal kondisi tim, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, pada dasarkan kami sebenarnya sudah siap untuk melanjutkan kompetisi. Jadi kapanpun pertandingan kami sudah siap,” imbuh Raja Isa.
Striker Persijap Agung Supriyanto mengaku, selama libur latihan dirinya mengikuti TC PSAD di Jakarta. TC tersebut untuk persiapan menghadapi Piala Panglima. “Saya sekarang TC PSAD , sambil menunggu panggilan dari Persijap. Kalau sudah ada panggilan baru saya akan ijin untuk kembali ke tim,” kata Anggota TNI yang kini berdinas di PUSDIKPOM Bandung ini.
Pemain yang sudah mengoleksi delapan gol untuk Persijap ini berharap, kondisi krisis finansial yang saat ini mendera tim bisa segera mendapatkan solusi untuk bisa melanjutkan kompetisi.
Dia mengaku menyangkan, minimnya perhatian masyarkat Jepara terhadap kondisi Persijap. Padahal tim dan manajemen dalam kondisi solid.”Mudah-mudahan kondisi ini segera ada solusi, sehingga kami bisa melanjutkan kompetisi,” ujarnya.
Sementara itu, General Manajer (GM) Persijap Muhammad Said Bassalamah mengaku, belum bisa memastikan kapan tim bakal mulai melakukan latihan.”Kita belum ada kepastian kapan akan memanggil pemain, dan untuk sementara seperti ini dulu sampai ada kejelasan,” ujarnya.
(wbs)