Ahsan/Hendra dan Tontowi/Liliyana jadi senjata utama

Rabu, 04 September 2013 - 22:05 WIB
Ahsan/Hendra dan Tontowi/Liliyana...
Ahsan/Hendra dan Tontowi/Liliyana jadi senjata utama
A A A
Sindonews.com - Indonesia menargetkan dua gelar juara pada turnamen Indonesia Open Grand Prix Gold 2013. Pasangan Hendara Setiawan/Mohammad Ahsan dan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali menjadi andalan.

Meski Indonesia Open Grand Prix Gold levelnya masih di bawah kelas superseries, tapi gengsi turnamen ini tetap tinggi. Lantaran banyaknya pemain terbaik Indonesia dan asing yang ikut serta dalam turnamen ini.

Kehadiran para pemain unggulan pun membuat turnamen ini menjadi ketat dan menarik. Karena itu Indonesia tidak memasang target tinggi. Dua gelar juara ganda putra dan ganda campuran jadi tonggak utama merah putih.

"Dengan melihat peta kekuatan yang kami punya, kita realistis saja. Kami hanya bisa berharap banyak dari ganda putra dan ganda campuran," ujar Kabis Binpres PB PBSI, Rexy Mainaky saat press conferense di Jakarta kemarin.

Indonesia akan menyiapkan latihan intensif, agar bisa menundukkan wakil-wakil dari Australia, Brasil, Kanada, China, Inggris, Hong Kong, India, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Swedia, Syria dan Thailand ini.
(aww)
Berita Terkini
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
22 menit yang lalu
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
38 menit yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR GagalSimpulkan Offside
1 jam yang lalu
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
3 jam yang lalu
Haiti vs Skotlandia,...
Haiti vs Skotlandia, John McGinn Bawa Dark Blues unggul di Babak Pertama
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved