PBR tak merasa diuntungkan jadwal mundur
Senin, 09 September 2013 - 01:49 WIB
PBR tak merasa diuntungkan jadwal mundur
A
A
A
Sindonews.com – Pengunduran jadwal dua laga terakhir Pelita Bandung Raya (PBR) masing-masing menghadapi Barito Putera dan Persiba Balikpapan, memberikan dampak negatif dan positif buat klub berjuluk The Boys Are Back tersebut.
Sejatinya laga PBR kontra Barito digelar 11 September dan kontra Persiba, 15 September. Namun, karena alasan keamanan dan demi mendukung kelancaran proses Pemilukada Kalimantan Timur, kedua laga tersebut digeser jadi 15 dan 18 September.
Secara teori pengunduran jadwal tersebut, memberikan keuntungan buat PBR karena setidaknya klub yang dibentuk dari hasil merger Bandung Raya dan Pelita Jaya tersebut, bisa melihat situasi terakhir dari tim-tim pesaingnya di papan bawah klasemen yang umumnya sudah menyelesaikan kompetisi pada 15 September.
Meski begitu, pelatih Daniel Darko Janackovic belum merasa tenang dan tidak menganggap perubahan jadwal tersebut mutlak menguntungkan anak asuhnya. Ia tetap harap-harap cemas dengan perjuangan anak asuhnya yang bakal menjalani laga hidup mati di Kalimantan.
“Yang jelas pengunduran tersebut, membuat kita harus menunggu lebih lama. Saya harap persiapan kita lebih maksimal dan bisa tampil maksimal saat bertanding di sana,” tandas Darko.
Sejatinya laga PBR kontra Barito digelar 11 September dan kontra Persiba, 15 September. Namun, karena alasan keamanan dan demi mendukung kelancaran proses Pemilukada Kalimantan Timur, kedua laga tersebut digeser jadi 15 dan 18 September.
Secara teori pengunduran jadwal tersebut, memberikan keuntungan buat PBR karena setidaknya klub yang dibentuk dari hasil merger Bandung Raya dan Pelita Jaya tersebut, bisa melihat situasi terakhir dari tim-tim pesaingnya di papan bawah klasemen yang umumnya sudah menyelesaikan kompetisi pada 15 September.
Meski begitu, pelatih Daniel Darko Janackovic belum merasa tenang dan tidak menganggap perubahan jadwal tersebut mutlak menguntungkan anak asuhnya. Ia tetap harap-harap cemas dengan perjuangan anak asuhnya yang bakal menjalani laga hidup mati di Kalimantan.
“Yang jelas pengunduran tersebut, membuat kita harus menunggu lebih lama. Saya harap persiapan kita lebih maksimal dan bisa tampil maksimal saat bertanding di sana,” tandas Darko.
(wbs)