Pertahankan juara umum, Jatim bidik 54 emas
Rabu, 11 September 2013 - 20:31 WIB
Pertahankan juara umum, Jatim bidik 54 emas
A
A
A
Sindonews.com - Kontingen Pelajar Jawa Timur percaya diri jelang tampil di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XII di Jakarta, 14-20 September. Target 54 medali emas dipatok dalam even dua tahunan itu.
Secara teknis, jika Jatim bisa mendulang 54 emas maka target mempertahankan juara umum keempat kalinya secara beruntun. "Untuk tahun ini kita target anak-anak bisa meraih 54 emas dari 267 emas yang disediakan. Artinya kita mengambil sebanyak 20 persennya," terang Kadispora Jatim, Sugeng Riyono.
Tahun sebelumnya, lanjut Sugeng, kontingen Jatim berhasil menjadi juara umum dengan perolehan sebanyak 50 medali emas. "Dari pengalaman Popnas sebelumnya, 50 emas sudah bisa menjadi juara umum. Meski sekarang persaingannya ketat, kita yakin tetap bisa mempertahnakan prestasi seperti yang sudah kita buat," tandasnya.
Ditambahkan Sugeng, lumbung emas Jatim diprediksi bakal diperoleh dari cabang olahraga andalan yakni atletik, renang, pencak silat, dan panahan. "Cabor baru seperti tinju, tenis, taekwondo juga sudah berjanji mendapatkan minimal satu emas," ujarnya.
Di Popnas XII, Jatim sebenarnya mengalami kerugian karena atlet Pelatnas tidak diperbolehkan turun. Padahal beberapa atlet Jatim tergabung di Pelatnas Prima. "Beberapa atlet kita yang berada di Pelatnas Prima memang tidak bisa ikut bermain. Namun atlet pelapisnya tidak kalah prestasinya dibandingkan atlet kita yang di pelatnas," ungkap Sugeng.
Disinggung soal pesaing, terberat, Sugeng mengatakan bahwa tuan rumah DKI dan Jawa Barat tetap menjadi lawan yang harus diperhitungkan. Apalagi, kedua daerah tersebut sangat berambisi menggeser Jatim sebagai juara umum. "DKI dan Jabar lawan terberat kita," tuturnya.
Saat ini beberapa atlet Jatim sudah berada di Jakarta. Untuk keberangkatan atlet memang dilakukan tidak secara bersamaan. Ini semata-mata dilakukan karena atlet ingin melakukan adaptasi dengan venue di Jakarta. ''Keberadaan venue di Jakarta tersebar, tidak terpusat sehingga menyita waktu untuk transportasi," tandasnya.
Secara teknis, jika Jatim bisa mendulang 54 emas maka target mempertahankan juara umum keempat kalinya secara beruntun. "Untuk tahun ini kita target anak-anak bisa meraih 54 emas dari 267 emas yang disediakan. Artinya kita mengambil sebanyak 20 persennya," terang Kadispora Jatim, Sugeng Riyono.
Tahun sebelumnya, lanjut Sugeng, kontingen Jatim berhasil menjadi juara umum dengan perolehan sebanyak 50 medali emas. "Dari pengalaman Popnas sebelumnya, 50 emas sudah bisa menjadi juara umum. Meski sekarang persaingannya ketat, kita yakin tetap bisa mempertahnakan prestasi seperti yang sudah kita buat," tandasnya.
Ditambahkan Sugeng, lumbung emas Jatim diprediksi bakal diperoleh dari cabang olahraga andalan yakni atletik, renang, pencak silat, dan panahan. "Cabor baru seperti tinju, tenis, taekwondo juga sudah berjanji mendapatkan minimal satu emas," ujarnya.
Di Popnas XII, Jatim sebenarnya mengalami kerugian karena atlet Pelatnas tidak diperbolehkan turun. Padahal beberapa atlet Jatim tergabung di Pelatnas Prima. "Beberapa atlet kita yang berada di Pelatnas Prima memang tidak bisa ikut bermain. Namun atlet pelapisnya tidak kalah prestasinya dibandingkan atlet kita yang di pelatnas," ungkap Sugeng.
Disinggung soal pesaing, terberat, Sugeng mengatakan bahwa tuan rumah DKI dan Jawa Barat tetap menjadi lawan yang harus diperhitungkan. Apalagi, kedua daerah tersebut sangat berambisi menggeser Jatim sebagai juara umum. "DKI dan Jabar lawan terberat kita," tuturnya.
Saat ini beberapa atlet Jatim sudah berada di Jakarta. Untuk keberangkatan atlet memang dilakukan tidak secara bersamaan. Ini semata-mata dilakukan karena atlet ingin melakukan adaptasi dengan venue di Jakarta. ''Keberadaan venue di Jakarta tersebar, tidak terpusat sehingga menyita waktu untuk transportasi," tandasnya.
(aww)