Absen latihan, Eze tetap diandalkan
Sabtu, 21 September 2013 - 18:21 WIB
Absen latihan, Eze tetap diandalkan
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul menaruh harapan besar kepada Ezequiel Gonzalez saat menjamu Persepar Palangkaraya dalam lanjutan IPL di Stadion Sultan Agung Bantul, sore nanti (21/9/2013).
Sang kapten tetap menjadi tumpuan tim Laskar Sultan Agung membungkus poin sempurna meski pemain asal Argentinan absen latihan dua hari sebelum laga. "Meski absen latihan, kami tahu kualitas Eze (sapaan akrabnya). Eze tetap kami turunkan sejak menit pertama menghadapi Persepar nanti," kata Pelatih Persiba Sajuri Syahid sebelum laga, Sabtu (21/9/2013).
Menurut dia, sosok Eze sangat penting bagi tim kebanggaan publik Bantul untuk mewujudkan ambisi tiga poin. "Dia tetap akan bertindak sebagai motor serangan," imbuhnya.
Dalam laga nanti, Persiba sudah bisa menurunkan kiper utamanya, Wahyu Tri Nugroho. Eks kiper timnas ini terpaksa absen saat dibekuk Persiraja 0-4 di laga terakhir karena akumulasi kartu.
Kabar baik lainnya, Persiba bisa menurunkan Eduardo Bizarro yang sudah dinyatakan pulih dari cedera yang dideranya. "Edu (sapaan akrabnya) sudah fit, siap dimainkan. Tapi saya belum bisa menjamin akan memainkan sejak menit pertama atau pengganti," kata Sajuri.
Untuk lini depan, tim yang berdiri sejak 1967 ini akan memepercayakan duet Ugiek Sugiyanto dan Roberto Kwateh. Duet ini dipasang sebagai starting line up, karena stariker andalan I Made Wirahadi baru tiba di Bantul hari ini karena ada keperluan keluarga.
Asisten Pelatih Albert Rusdiana menambahkan, tiga striker masing-masing Ugiek, Kwateh dan Wirahadi memiliki kualitas yang sama. "Jadi tidak ada masalah, duet mana yang akan dipasang sejak menit pertama," katanya.
Roberto Kwateh yang selama ini kerap sebagai striker pengganti, justru lebih produktif dibanding Ugiek dan Wirahadi. Hanya saja, stamina striker asal Liberia ini yang menjadi kendala.
Laga ini menjadi makna tersendiri bagi Kwateh. Musim lalu, Kwateh membela Persepar sekaligus menjadi pahlawan yang mengantarkan tim Enggang Borneo kampiun Divisi Utama LPIS sekaligus promosi ke IPL musim ini. Kini, Kwateh harus menghadapi bekas tim dan kawan lamanya.
Sang kapten tetap menjadi tumpuan tim Laskar Sultan Agung membungkus poin sempurna meski pemain asal Argentinan absen latihan dua hari sebelum laga. "Meski absen latihan, kami tahu kualitas Eze (sapaan akrabnya). Eze tetap kami turunkan sejak menit pertama menghadapi Persepar nanti," kata Pelatih Persiba Sajuri Syahid sebelum laga, Sabtu (21/9/2013).
Menurut dia, sosok Eze sangat penting bagi tim kebanggaan publik Bantul untuk mewujudkan ambisi tiga poin. "Dia tetap akan bertindak sebagai motor serangan," imbuhnya.
Dalam laga nanti, Persiba sudah bisa menurunkan kiper utamanya, Wahyu Tri Nugroho. Eks kiper timnas ini terpaksa absen saat dibekuk Persiraja 0-4 di laga terakhir karena akumulasi kartu.
Kabar baik lainnya, Persiba bisa menurunkan Eduardo Bizarro yang sudah dinyatakan pulih dari cedera yang dideranya. "Edu (sapaan akrabnya) sudah fit, siap dimainkan. Tapi saya belum bisa menjamin akan memainkan sejak menit pertama atau pengganti," kata Sajuri.
Untuk lini depan, tim yang berdiri sejak 1967 ini akan memepercayakan duet Ugiek Sugiyanto dan Roberto Kwateh. Duet ini dipasang sebagai starting line up, karena stariker andalan I Made Wirahadi baru tiba di Bantul hari ini karena ada keperluan keluarga.
Asisten Pelatih Albert Rusdiana menambahkan, tiga striker masing-masing Ugiek, Kwateh dan Wirahadi memiliki kualitas yang sama. "Jadi tidak ada masalah, duet mana yang akan dipasang sejak menit pertama," katanya.
Roberto Kwateh yang selama ini kerap sebagai striker pengganti, justru lebih produktif dibanding Ugiek dan Wirahadi. Hanya saja, stamina striker asal Liberia ini yang menjadi kendala.
Laga ini menjadi makna tersendiri bagi Kwateh. Musim lalu, Kwateh membela Persepar sekaligus menjadi pahlawan yang mengantarkan tim Enggang Borneo kampiun Divisi Utama LPIS sekaligus promosi ke IPL musim ini. Kini, Kwateh harus menghadapi bekas tim dan kawan lamanya.
(wbs)