Rossi beri warning Yamaha

Sabtu, 28 September 2013 - 16:51 WIB
Rossi beri warning Yamaha
Rossi beri warning Yamaha
A A A
Sindonews.com - Kendati saat jalani free practice 1, 2 Valentino Rossi kesal karena tunggangannya bermasalah, dia meminta Yamaha untuk segera mungkin. Namun di sesi latihan bebas ke 3 Rossi berhasil membungkus waktu tercepat dengan waktu 1 menit 50.464 detik. perolehan waktu 1 menit 50.464 detik.

" Sebelum Race meski banyak yang harus dibenahi, harus kerja keras. Saya telah berjuang di FP1 dan FP2 dan makin berjuang terhadap set-up pada sesi selanjutnya,” tutur pemilik nomer 46 ini seperti dilansir motorcycle-usa.

Masalah terbesarnya yang ia keluhkan kembali pada seputar pengereman seperti seri sebelumnya di Misano. Itu motor kurang tenangdi depan tikungan. Katanya, kalau dipaksakan motor malah meleset dari racing line. Kalau banyak dipaksakan, ya risiko. “Gara-gara rem itu saya harus mengganti motor dan banyak kehilangan waktu,” kata Rossi.

Selain pengereman yang ia keluhan dalah roda belakangan yang banyak kehilangan grip. Rodanya banyak bergesar setiap kali on throttle, ya itu selongsong gas saat dibuka bro. “Motor sangat sulit dikendalikan dan dikontrol,” pungkasnya.
(wbs)
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
4 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
4 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
5 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
6 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
8 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
17 jam yang lalu
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved