Laga Indonesia v China digelar tanpa penonton
Minggu, 29 September 2013 - 14:46 WIB
Laga Indonesia v China digelar tanpa penonton
A
A
A
Sindonews.com - Pertandingan timnas Indonesia melawan China dalam Kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (15/10), dipastikan tidak akan bisa mendapat dukungan penuh dari suporter dan penonton timnas.
Hal ini terkait sanksi dari Federasi Sepak Bola Asia (AFC). Sanksi tersebut akumulasi dari pelanggaran yang dilakukan penonton dari perhelatan U-22 di Riau sampai pertandingan terakhir melawan Arab Saudi.
Bukan hanya melawan China saja penonton dilarang hadir di stadion, tapi juga saat skuad Garuda menjamu Irak pada tanggal 19 November 2013 mendatang.
Kepastian pertandingan tanpa penonton tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Joko Driyono kepada wartawan di sela-sela papat kerja (Raker) PSSI di Hotel Sultan, Senayan.
"Ini akumulasi hukuman, karena penonton menyalakan flare dan petasan ketika pertandingan berlangsung dari pertandingan U-22 di Riau sampai pertandingan melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia beberapa waktu yang lalu," kata Joko Driyono, Minggu (29/9).
Dengan adanya hukuman tersebut, menurut pria yang juga menjabat CEO PT Liga Indonesia ini merupakan sebuah kerugian sendiri karena para suporter timnas karena tidak bisa hadir di Stadion untuk mendukung Sergio van Dijk dkk.
"Meski kita rugi karena dukungan langsung untuk timnas tidak ada, kita harus tetap mentaati keputusan itu. Ini menjadi pelajaran serta evaluasi kita ke depannya," ujarnya.
Joko berharap kedepannya suporter Timnas yang datang ke Stadion harus berlaku tertib supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi. "Kedepannya kami himbau suporter menjadi lebih dewasa dan mematuhi aturan yang berlaku selama berada di Stadion," tutupnya.
Sisa pertandingan Timnas:
15 Oktober 2013: Indonesia-China15 November 2013: China-Indonesia19 November 2013: Indonesia-Irak5 Maret 2014: Arab Saudi-Indonesia
Hal ini terkait sanksi dari Federasi Sepak Bola Asia (AFC). Sanksi tersebut akumulasi dari pelanggaran yang dilakukan penonton dari perhelatan U-22 di Riau sampai pertandingan terakhir melawan Arab Saudi.
Bukan hanya melawan China saja penonton dilarang hadir di stadion, tapi juga saat skuad Garuda menjamu Irak pada tanggal 19 November 2013 mendatang.
Kepastian pertandingan tanpa penonton tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Joko Driyono kepada wartawan di sela-sela papat kerja (Raker) PSSI di Hotel Sultan, Senayan.
"Ini akumulasi hukuman, karena penonton menyalakan flare dan petasan ketika pertandingan berlangsung dari pertandingan U-22 di Riau sampai pertandingan melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia beberapa waktu yang lalu," kata Joko Driyono, Minggu (29/9).
Dengan adanya hukuman tersebut, menurut pria yang juga menjabat CEO PT Liga Indonesia ini merupakan sebuah kerugian sendiri karena para suporter timnas karena tidak bisa hadir di Stadion untuk mendukung Sergio van Dijk dkk.
"Meski kita rugi karena dukungan langsung untuk timnas tidak ada, kita harus tetap mentaati keputusan itu. Ini menjadi pelajaran serta evaluasi kita ke depannya," ujarnya.
Joko berharap kedepannya suporter Timnas yang datang ke Stadion harus berlaku tertib supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi. "Kedepannya kami himbau suporter menjadi lebih dewasa dan mematuhi aturan yang berlaku selama berada di Stadion," tutupnya.
Sisa pertandingan Timnas:
15 Oktober 2013: Indonesia-China15 November 2013: China-Indonesia19 November 2013: Indonesia-Irak5 Maret 2014: Arab Saudi-Indonesia
(dka)