Umut Bulut gagalkan kemenangan Si Nyonya Tua
Kamis, 03 Oktober 2013 - 05:03 WIB
Umut Bulut gagalkan kemenangan Si Nyonya Tua
A
A
A
Sindonews.com - Juventus nyaris membawa pulang tiga poin saat menjamu Galatasaray di Juventus Stadium, pada laga lanjutan Grup B, Liga Champions, Kamis (3/10/2013). Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Didier Drogba, skuat asuhan Antonio Conte lalu membalikkan keadaan melalui dua gol dari Arturo Vidal dan Fabio Quagliarella. Sayang keunggulan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu harus kandas karena gol Umut Bulut.
Bermain di kandang Juve, kedua tim pada awal babak pertama terlihat bermain sangat hati-hati. Peluang pertama justru diciptakan tim tamu ketika Droba membuat pergerakan di jantung pertahanan Juve, sayang Buffon lebih dulu mengantisipasinya. Juve baru berhasil keluar dari tekanan pada pertengahan babak kedua ketika Andre Pirlo membuka peluang lewat tendangan bebasnya.
Sayang bola masih jauh dari sasaran, Si Nyonya Tua gagal unggul lebih dulu. Selanjutnya giliran Fabio Quagliarella yang mengancam gawang skuat asuhan Mancini, tapi tendangannya masih melebar. Tak berselang lama Arturo Vidal mencoba melakukan spekulasi tendangan jarak jauh untuk memecah kebuntuan timnya, namun masih terbentur barisan pertahan Galatasaray.
Terus menekan, Juve kecolongan ketika Drogba sukses membobol gawang Buffon di menit ke 36. Tendangan keras mantan striker Chelsea itu dari luar kotak penalti gagal dihalau Buffon. Skor 1-0 untuk tim tamu. Gol pembuka tersebut seakan membangkitkan semangat tim tamu, selanjutnya giliran Wesley Sneijder unjuk kebolehan dengan melepas tendangan keras. Namun arah bola masih melambung.
Jelang menit-menit akhir babak pertama Kwadwo Asamohah yang meneruskan umpan silang dari Stephan Lichsteniner, gagal memberikan ancaman berarti usai diamankan Muslera. Hingga turun minum, kedudukan tidak berubah untuk keunggulan Galatasaray atas tuan rumah Juventus 1-0.
Memasuki paruh kedua, Juventus yang tertinggal melakukan inisiatif menyerang lebih dulu. Tapi tim tamu nyaris memperbesar kedudukan jika saja Felipe Melo lebih tenang dalam menuntaskan operan sempurna dari Sneijder pada menit ke 54. Pada menit ke 70, Fernando Llorente yang baru masuk memberikan perubahan berarti lewat peluang melalui tandukan kepalanya.
Sayang belum mempu menghasilkan gol. Baru pada menit ke 77, Juve mendapatkan peluang menyamakan skor setelah dihadiahi tendangan penalti setelah Quagliarella dijatuhkan pada kotak terlarang oleh Amrabat. Vidal yang maju sebagai algojo, sukses menjalankan tugasnya dan sekaligus mengubah keadaan menjadi 1-1. Gol tersebut seakan memberi tanda untuk kebangkitan Juve.
Pasukan Antonio Conte akhirnya bisa membalikkan keadaan sekaligus bangkit setelah umpan terukur Andrea Pirlo dapat diteruskan Quagliarella menjadi gol yang membuat skor berubah, 2-1. Keunggulan Juve tak berlangsung lama, dua menit sebelum pertandingan bubar. Umut Bulut sukses menceploskan bola meneruskan sodoran dari Drogba. Selanjutnya peluit panjang berbunyi dan laga ditutup dengan skor imbang 2-2.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Pirlo, Vidal, Pogba, Asamoah; Tévez, Vucinic.
Galatasaray: Muslera; Eboué, Semih Kaya, Chedjou, Riera; Felipe Melo, Inan; Balta, Sneijder, Bruma; Drogba.
Bermain di kandang Juve, kedua tim pada awal babak pertama terlihat bermain sangat hati-hati. Peluang pertama justru diciptakan tim tamu ketika Droba membuat pergerakan di jantung pertahanan Juve, sayang Buffon lebih dulu mengantisipasinya. Juve baru berhasil keluar dari tekanan pada pertengahan babak kedua ketika Andre Pirlo membuka peluang lewat tendangan bebasnya.
Sayang bola masih jauh dari sasaran, Si Nyonya Tua gagal unggul lebih dulu. Selanjutnya giliran Fabio Quagliarella yang mengancam gawang skuat asuhan Mancini, tapi tendangannya masih melebar. Tak berselang lama Arturo Vidal mencoba melakukan spekulasi tendangan jarak jauh untuk memecah kebuntuan timnya, namun masih terbentur barisan pertahan Galatasaray.
Terus menekan, Juve kecolongan ketika Drogba sukses membobol gawang Buffon di menit ke 36. Tendangan keras mantan striker Chelsea itu dari luar kotak penalti gagal dihalau Buffon. Skor 1-0 untuk tim tamu. Gol pembuka tersebut seakan membangkitkan semangat tim tamu, selanjutnya giliran Wesley Sneijder unjuk kebolehan dengan melepas tendangan keras. Namun arah bola masih melambung.
Jelang menit-menit akhir babak pertama Kwadwo Asamohah yang meneruskan umpan silang dari Stephan Lichsteniner, gagal memberikan ancaman berarti usai diamankan Muslera. Hingga turun minum, kedudukan tidak berubah untuk keunggulan Galatasaray atas tuan rumah Juventus 1-0.
Memasuki paruh kedua, Juventus yang tertinggal melakukan inisiatif menyerang lebih dulu. Tapi tim tamu nyaris memperbesar kedudukan jika saja Felipe Melo lebih tenang dalam menuntaskan operan sempurna dari Sneijder pada menit ke 54. Pada menit ke 70, Fernando Llorente yang baru masuk memberikan perubahan berarti lewat peluang melalui tandukan kepalanya.
Sayang belum mempu menghasilkan gol. Baru pada menit ke 77, Juve mendapatkan peluang menyamakan skor setelah dihadiahi tendangan penalti setelah Quagliarella dijatuhkan pada kotak terlarang oleh Amrabat. Vidal yang maju sebagai algojo, sukses menjalankan tugasnya dan sekaligus mengubah keadaan menjadi 1-1. Gol tersebut seakan memberi tanda untuk kebangkitan Juve.
Pasukan Antonio Conte akhirnya bisa membalikkan keadaan sekaligus bangkit setelah umpan terukur Andrea Pirlo dapat diteruskan Quagliarella menjadi gol yang membuat skor berubah, 2-1. Keunggulan Juve tak berlangsung lama, dua menit sebelum pertandingan bubar. Umut Bulut sukses menceploskan bola meneruskan sodoran dari Drogba. Selanjutnya peluit panjang berbunyi dan laga ditutup dengan skor imbang 2-2.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Pirlo, Vidal, Pogba, Asamoah; Tévez, Vucinic.
Galatasaray: Muslera; Eboué, Semih Kaya, Chedjou, Riera; Felipe Melo, Inan; Balta, Sneijder, Bruma; Drogba.
(akr)