Lorenzo-Marquez berkoalisi lawan penguasa MotoGP

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 13:50 WIB
Lorenzo-Marquez berkoalisi...
Lorenzo-Marquez berkoalisi lawan penguasa MotoGP
A A A
Sindonews,com - Paska penguasa MotoGP, Race Direction (RD) kirim sinyal akan menghukum Marc Marquez dengan menunjuk titik penalti, Jorge Lorenzo yang menjadi rival terberat Marquez justu gandeng Marquez untuk melawan putusan RD.

Mendengar ancaman itu RD tersebut nyali Marquez tak kendur sedikitpun, Ia menghormati putusan Race Direction yang mengganjarnya dengan 1 poin penalti dan mecabut 25 poin yang ia sumbangkan untuk kejuaraan konstruktor. Katanya itu tak mempengaruhi mentalnya bermain di Sirkuit Sepang.

“Tidak, saya tak akan mengubah gaya balap saya, sesuai yang diinginkan, RD,” tegasnya dalam keterangan pernya, di Malaysia seperti dilansir situs resmi MotoGP.

Sementara itu, Jorge Lorenzo ikut mengejek keputusan RD, Dua poin hukuman lebih lanjut untuk insiden Pedrosa akan berarti kembali dari grid start di Sepang . Namun

Titik di samping penghapusan poin Aragon constructers ' untuk Honda berarti Marquez telah efektif menyerahkan peringatan terakhir. Mencabut 25 poin yang ia sumbangkan untuk kejuaraan konstruktor

" Saya pikir itu terlalu banyak. Itu tidak perlu, " kata Lorenzo. Bahkan ketika ditanyai lebih lanjut , perasaan sebenarnya Lorenzo terhadap hukuman Marquez.

" Bagi saya itu tidak adil atau terlalu banyak. Bagi saya satu titik tidak adil . Bagi saya yang benar adalah dengan menempatkan satu poin lagi dalam kejuaraan, karena seperti ini pengendara lain di Moto3 dan Moto2 dapat mengambil contoh dari gaya ia naik motor dan mereka dapat melakukan hal yang sama ketika naik kelas di MotoGP" ejeknya.

Seperti diketahui, Jelang sidang Race Direction (RD), 11 Oktober 2013, RD memberi sinyal bahwa Marc Marquez akan mendapatkan titik pinalti karena harus menyenggol Dani Pedrosa di Seri MotoGP Aragon Grand Prix. RD juga menyatakan dia harus lebih berhati-hati ketika berlomba perhatkan kompetitor lain.

Sidang yang akan menentukan apakah Marquez harus dihukum karena melakukan kontak dengan Pedrosa, sipa di gelar selama tiga hari, 11 hingga 13 Oktober 2013, di Sepang Malaysia.
(wbs)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
19 menit yang lalu
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
1 jam yang lalu
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
8 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
11 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
12 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
12 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved