Marquez hampir juara dunia, Lorenzo akui Yamaha melempem
Selasa, 15 Oktober 2013 - 07:41 WIB
Marquez hampir juara dunia, Lorenzo akui Yamaha melempem
A
A
A
Sindonews.com - Harapan Jorge Lorenzo untuk mempertahankan gelar juara dunianya semakin tipis. Pasalnya di Sepang ia hanya finis di posisi ketiga di belakang duo Repsol Honda Dani Pedrosa dan Marc Marquez.
Pabrik saingan Yamaha kini mendapat 43 atas rookie sensasional Marquez dan pembalap berumur 20 tahun ini dapat meraih gelar juara dunia jika dia mencetak delapan poin lebih dari Lorenzo di Australia akhir pekan ini .
Menanggapi hal itu, Lorenzo dengan tegas mengatakan ia tidak akan menyerah berjuang sampai akhir seri, menurutnya walau hitungan secara matematis mustahil untuk menyangkal Marquez semakin dekat dengan kemenangan bersejarahnya.
" Hal ini tidak berlebihan karena Marc masih belum juara dunia tetapi hampir tidak mungkin juga ia bisa merebut gelar itu. Bukan hanya karena poin tetapi juga karena motor mereka lebih kuat . Kami telah mencoba untuk meningkatkan motor tapi mesin motor kami tidak pada tingkat yang sama , " kata Lorenzo seperti dilansir MCN.
Kemenangan Pedrosa dan dirinya ketiga musim di Sepang,membuat Poin Pedrosa 11 - poin di belakang Lorenzo. Finis kedua mungkin hanya hadiah hiburan namun Lorenzo masih bertekad untuk tidak membiarkan Pedrosa bergerak didepannya klasemennya dan ia menambahkan : " Tujuan saya adalah untuk menang di Phillip Island dan berada di depan Dani karena menjadi runner - up,"
" Yang bisa saya lakukan adalah mencoba dan mengakhiri tahun ini dengan cara yang terbaik dan saya akan berjuang sampai akhir."
Pabrik saingan Yamaha kini mendapat 43 atas rookie sensasional Marquez dan pembalap berumur 20 tahun ini dapat meraih gelar juara dunia jika dia mencetak delapan poin lebih dari Lorenzo di Australia akhir pekan ini .
Menanggapi hal itu, Lorenzo dengan tegas mengatakan ia tidak akan menyerah berjuang sampai akhir seri, menurutnya walau hitungan secara matematis mustahil untuk menyangkal Marquez semakin dekat dengan kemenangan bersejarahnya.
" Hal ini tidak berlebihan karena Marc masih belum juara dunia tetapi hampir tidak mungkin juga ia bisa merebut gelar itu. Bukan hanya karena poin tetapi juga karena motor mereka lebih kuat . Kami telah mencoba untuk meningkatkan motor tapi mesin motor kami tidak pada tingkat yang sama , " kata Lorenzo seperti dilansir MCN.
Kemenangan Pedrosa dan dirinya ketiga musim di Sepang,membuat Poin Pedrosa 11 - poin di belakang Lorenzo. Finis kedua mungkin hanya hadiah hiburan namun Lorenzo masih bertekad untuk tidak membiarkan Pedrosa bergerak didepannya klasemennya dan ia menambahkan : " Tujuan saya adalah untuk menang di Phillip Island dan berada di depan Dani karena menjadi runner - up,"
" Yang bisa saya lakukan adalah mencoba dan mengakhiri tahun ini dengan cara yang terbaik dan saya akan berjuang sampai akhir."
(wbs)