Kasus Jwala Gutta semakin rumit

Selasa, 15 Oktober 2013 - 03:05 WIB
Kasus Jwala Gutta semakin...
Kasus Jwala Gutta semakin rumit
A A A
Sindonews.com - Kasus pebulu tangkis India, Jwala Gutta, semakin serius. Badminton Association of India (BAI) telah mendirikan komite khusus dengan tiga anggota independen untuk menyelesaikan kasus kontroversi yang dilakukan pemain ganda putri tersebut, pada Indian Badminton League (IBL), Agustus lalu.

Rencana pemberian sanksi larangan bermain seumur hidup yang diberikan Asosiasi Badminton India (BAI) kepada Jwala Gutta. Kini, para atlet bulutangkis India pun ramai-ramai mendukung Jwala dengan menentang rencana pemberian sanksi tersebut.

Salah satunya datang dari Arvind Bhat, yang mengatakan kalau semestinya BAI bisa mengambil tindakan yang lebih bijak dalam menanggapi aksi yang dilakukan Jwala pada laga India Badminton League (IBL). Padahal, Bhat sendiri merupakan anggota tim Banga Beats, tim yang sedang dihadapi Delhi Smashers –klub Jwala- saat aksi protes terjadi.

“Itu merupakan putusan yang keras. Saya pikir, BAI semestinya bisa mengambil cara yang lebih tenang, bukan dengan berbicara pada media dan mencemarkan nama dia dengan cara seperti ini. Saya tak tahu apa yang dikatakannya selama pertandingan IBL, tapi apapun itu, larangan bermain seumur hidup terlalu keras,” ujar Bhat, sebagaimana dilansir Times of India.

“Mereka bisa hanya memberi peringatan padanya. Lebih jauh, dia merupakan sosok yang paling vokal di tim Delhi, dan sebagai ikon, dia bicara atas nama timnya. Itu adalah putusan tim,” lanjut atlet berusia 34 tahun tersebut.

Selain itu, suara dukungan juga keluar dari mulut Rupesh Kumar, pebulutangkis nomor ganda India. Menurutnya, BAI seharusnya bisa mencermati peristiwa tersebut lebih dalam, dan tak menjadikan Jwala sebagai satu-satunya pihak yang bersalah.

“Itu konyol. Larangan bermain seumur hidup berlebihan. Apapun yang menunda jalannya pertandingan, saya tak berpikir kalau Jala merupakan satu-satunya pemain yang harus menanggung akibatnya. Itu tidak adil, dan siapa pun yang berada di posisinya pasti akan bereaksi,” ujar Rupesh.
(wbs)
Berita Terkait
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Tim Junior Bulu Tangkis...
Tim Junior Bulu Tangkis Indonesia Berangkat ke Spanyol untuk Kejuaraan Dunia Junior 2022
Kejuaraan Bulu Tangkis,...
Kejuaraan Bulu Tangkis, Diikuti 192 Pemain dari 38 Media di Jakarta
Komitmen BNI Dukung...
Komitmen BNI Dukung Pengembangan dan Pembinaan Bulu Tangkis di Tanah Air
HUNDRED HOO HAA CUP...
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Hadir di ICE BSD, Satukan Ribuan Atlet Bulutangkis Dunia
606 Atlet Bertanding...
606 Atlet Bertanding di Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022
Berita Terkini
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
29 menit yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
39 menit yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
3 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
4 jam yang lalu
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
6 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved