Pembubaran IPL berpotensi menciptakan pengangguran

Rabu, 16 Oktober 2013 - 15:17 WIB
Pembubaran IPL berpotensi...
Pembubaran IPL berpotensi menciptakan pengangguran
A A A
Sindonews.com - Pembubaran Indonesian Premier League (IPL) membawa konsekuensi logis bagi pemain yang pernah berlaga di kompetisi ini. Mereka menghadapi situasi sulitnya mencari klub baru di kompetisi tertinggi nasional musim depan.
Itu sangat beralasan mengingat di Jawa Timur saja ada empat klub yang 'punah' karena dianggap tak memenuhi syarat bermain di liga unifikasi. Pemain yang selama ini memperkuat Arema IPL, Persebaya 1927, Persema Malang dan Persibo Bojonegoro, harus mencari klub baru.

Berkurangnya jumlah klub yang bertarung di kompetisi kelas satu, otomatis mengurangi kesempatan bagi pemain di klub tersebut untuk mendapatkan klub bergengsi. Tanpa kemampuan yang menonjol, pemain harus rela turun kelas dengan mencari klub Divisi Utama.

Secara kasat mata, di Jawa Timur saja ada setidaknya 70 pemain dari empat bekas klub IPL yang harus mencari klub baru. "Tidak mungkin bertahan di klub tanpa kompetisi. Pastinya ya mencari klub baru, kalau tidak bisa di ISL ya Divisi Utama," tutur Joko Prayitno, striker Persema Malang.

Posisi yang sama juga dirasakan Dio Permana, pemain muda Persema yang ikut ambil bagian di tim nasional (Timnas) U-19 tempo hari. Dia juga mulai berpikir mencari klub anyar karena klub berjuluk Bledeg Biru hingga kini belum bisa diharapkan masa depannya.

"Saya belum menentukan pilihan. Sebenarnya ingin tetap di Persema, tapi kondisinya seperti ini. Tidak masalah kalau nantinya harus mencari klub lain," ucap Dio Permana.

Dia menyadari masih sulit mencari klub besar dan langsung berharap posisi inti, mengingat usia muda dan pengalaman masih minim. Pemain dari Arema IPL juga sudah ancang-ancang untuk menentukan pilihan jika Arema IPL gagal bertarung di liga unifikasi musim depan.

Legimin Raharjo, pemain senior sekaligus kapten Arema IPL, merasa masih mampu bertarung di kompetisi tertinggi di usia 31 tahun. Mantan pemain PSMS Medan dan Persik Kediri ini belum membuat keputusan luntuk musim depan setelah Arema IPL dikeluarkan dari IPL.

"Saya menunggu kepastian Arema IPL di kompetisi musim depan. Manajemen katanya masih berjuang agar tetap bermain di liga unifikasi," kata sang kapten.

Dia mengakui dibubarkannya kompetisi IPL jelas berpengaruh kepada pemain yang bermain di kompetisi ini, khususnya pemain di klub yang tidak diakui PSSI. "Klub semakin sedikit. Pemain harus rela bermain di level lebih rendah kalau tidak mendapat tempat di ISL," cetusnya.

Sementara, klub yang pemainnya masih berpotensi laris di liga unifikasi adalah Persebaya 1927. Walau ikut tergusur dari kompetisi musim depan, klub ini masih memiliki banyak pemain berkualitas. Andik vermansyah dan Taufik tetap dipercaya di tim nasional (Timnas).

Masih ada pula Feri Ariawan, Rendi Irawan, hingga kiper Endra Prasetya. Pemain yang kenyang di kompetisi level satu seperti mereka tampaknya tidak sulit mencari klub di liga unifikasi. Jauh berbeda dengan pemain Persema dan Persibo yang rata-rata masih sangat muda.
(aww)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
59 menit yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
15 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
15 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
15 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
17 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
21 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved