RD batal comot dua bintang Timnas U-19
Kamis, 17 Oktober 2013 - 12:42 WIB
RD batal comot dua bintang Timnas U-19
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-23, Rahmad Darmawan lebih memilih memaksimalkan para pemain yang ada untuk menghadapi SEA Games 2014 mendatang di Myanmar. Dua bintang Timnas U-19 pun tidak jadi dicomot. Alasannya, selain program latihan mereka yang sudah padat juga dirasa tim besutan Indra Sajfri tersebut sudah menemukan grade-nya.
''Dalam waktu dekat mereka akan ke Arab Saudi. Saat ini kita harus mengutamakan Timnas U-19, mereka sudah mendapat grade-nya, kita harus menghargai itu. Kita harus berbuat seperti itu (memaksimalkan pemain yang ada), dan sangat menghargai Timnas U-19 dengan seluruh komponen timnya,” kata RD, ditemui saat memberikan latihan di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Dalam latihan yang diberikan kepada para pemain Timnas U-23, Rahmad Darmawan mengaku cukup puas dengan bagaimana melakukan organisasi bertahan para pemain. Namun, untuk organisasi menyerang masih membutuhkan kesabaran lebih, karena masih sering melakukan kesalahan.
Seperti, dalam mengontrol bola, para pemain masih sering tergesa-gesa dan atau terubiru-buru. Akibatnya, hilang bola lebih sering terjadi. ''Masih latihan taktik dan menyerang. Memang selalu topiknya sama, tapi variasi latihan yang kita bedakan. Supaya, pemain tidak mengalami kejenuhan dalam latihan,” tuturnya.
Sebelumnya, RD memang tertarik untuk menggunakan tenaga dua pemain Timnas U-19. kedua pemain tersebut berada di posisi bek dan gelandang serang untuk membackup striker. Namun, karena Timnas U-19 berhasil lolos dari kualifikasi Piala Asia 2014, niat tersebut diurungkannya.
Sementara, untuk uji coba pertandingan yang rencannya akan dilakukan dalam waktu dekat ini, masih belum ada kejelasan dari Badan Tim Nasional (BTN). Uji coba tersebut direncakan akan melawan enam tim, yaitu empat tim dari internasional dan sisanya dari tim lokal. Satu uji coba yang sudah dipastikan akan digelar yaitu pada 30 Oktober mendatang, melawan Timnas senior Timor Leste.
Sampai Kamis sore, dua pilarnya, yaitu kiper utama Kurnia Meiga dan bek kanan, Hendro Siswanto masih belum terlihat dalam latihan. Keduanya saat ini masih menjalani terapi untuk kesembuhan cederanya.
Terpisah, Andik Vermansyah, salah satu pemain andalan Timnas U-23 yang telah bergabung latihan, mengaku tidak akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Sebab, sudah banyak mengenal para pemain lainnya. ''Sudah mengenal teman-teman lama,” ujarnya.
Dirinya, yang baru saja mengikuti latihan bersama tim asal Jepang, Ventforet Kofu ini akan lebih fokus dengan Timnas U-23. Tim asal Jepang yang berencana merekrutnya tersebut, baru akan memutuskan jadi tidaknya pada Desember mendatang.
''Mereka masih ada enam pertandingan lagi. Takut degradasi, kalau tidak salah saat ini di peringkat 13 kalau tidak 14. jadi masih sibuk melanjutkan kompetisi,”ucapnya
''Dalam waktu dekat mereka akan ke Arab Saudi. Saat ini kita harus mengutamakan Timnas U-19, mereka sudah mendapat grade-nya, kita harus menghargai itu. Kita harus berbuat seperti itu (memaksimalkan pemain yang ada), dan sangat menghargai Timnas U-19 dengan seluruh komponen timnya,” kata RD, ditemui saat memberikan latihan di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Dalam latihan yang diberikan kepada para pemain Timnas U-23, Rahmad Darmawan mengaku cukup puas dengan bagaimana melakukan organisasi bertahan para pemain. Namun, untuk organisasi menyerang masih membutuhkan kesabaran lebih, karena masih sering melakukan kesalahan.
Seperti, dalam mengontrol bola, para pemain masih sering tergesa-gesa dan atau terubiru-buru. Akibatnya, hilang bola lebih sering terjadi. ''Masih latihan taktik dan menyerang. Memang selalu topiknya sama, tapi variasi latihan yang kita bedakan. Supaya, pemain tidak mengalami kejenuhan dalam latihan,” tuturnya.
Sebelumnya, RD memang tertarik untuk menggunakan tenaga dua pemain Timnas U-19. kedua pemain tersebut berada di posisi bek dan gelandang serang untuk membackup striker. Namun, karena Timnas U-19 berhasil lolos dari kualifikasi Piala Asia 2014, niat tersebut diurungkannya.
Sementara, untuk uji coba pertandingan yang rencannya akan dilakukan dalam waktu dekat ini, masih belum ada kejelasan dari Badan Tim Nasional (BTN). Uji coba tersebut direncakan akan melawan enam tim, yaitu empat tim dari internasional dan sisanya dari tim lokal. Satu uji coba yang sudah dipastikan akan digelar yaitu pada 30 Oktober mendatang, melawan Timnas senior Timor Leste.
Sampai Kamis sore, dua pilarnya, yaitu kiper utama Kurnia Meiga dan bek kanan, Hendro Siswanto masih belum terlihat dalam latihan. Keduanya saat ini masih menjalani terapi untuk kesembuhan cederanya.
Terpisah, Andik Vermansyah, salah satu pemain andalan Timnas U-23 yang telah bergabung latihan, mengaku tidak akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Sebab, sudah banyak mengenal para pemain lainnya. ''Sudah mengenal teman-teman lama,” ujarnya.
Dirinya, yang baru saja mengikuti latihan bersama tim asal Jepang, Ventforet Kofu ini akan lebih fokus dengan Timnas U-23. Tim asal Jepang yang berencana merekrutnya tersebut, baru akan memutuskan jadi tidaknya pada Desember mendatang.
''Mereka masih ada enam pertandingan lagi. Takut degradasi, kalau tidak salah saat ini di peringkat 13 kalau tidak 14. jadi masih sibuk melanjutkan kompetisi,”ucapnya
(aww)