Semangat lawan kanker hantar Kleybanova ke perempat final
Kamis, 17 Oktober 2013 - 19:21 WIB
Semangat lawan kanker hantar Kleybanova ke perempat final
A
A
A
Sindonews.com - Petenis Rusia, Alisa Kleybanova mengaku senang bisa menapakan kakinya di perempat final Piala Kremlin 2013, untuk pertama kalinya sejak dia didiagnosis menderita kanker pada tahun 2011 lalu.
Kleybanova memastikan tempat di perempat final usai membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan keenam asal Spanyol Carla Suarez Navarro dengan skor 7-6, 6-4. "Saya sangat senang bisa kembali bermain di Moskow. Karena saya sudah lama menunggu bermain di turnamen ini," katanya seperti dilansir Super Sport, Kamis (17/10/2013).
Ada cerita menarik dibalik kehadiran petenis berusia 24 tahun itu di turnamen ini. Kleybanova mengaku bila dia sangat tersentuh dengan beberapa tulisan surat yang datang untuk memberikan dukungan kepadanya dalam melawan penyakit kanker ini.
"Setelah dokter mendiagnosis saya pada dua tahun lalu, jelas itu membuat saya frustasi. Karena saya berpikir karir olahraga tenis akan segera berakhir, tapi saya sangat emosional untuk segera kembali ke lapangan," ucapnya.
Akan tetapi ia menegaskan bukan tipikal pemain yang membutuhkan belasungkawa. Namun setelah menjalani pemulihan, Kleybanova menemukan dukungan yang besar kepada dirinya sehingga membuatnya tersentuh.
"Lewat keberhasilan saya melaju ke perempat final ini, saya ingin berterima kasih kepada mereka semua atas simpati dan dukungannya," tutupnya.
Kleybanova memastikan tempat di perempat final usai membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan keenam asal Spanyol Carla Suarez Navarro dengan skor 7-6, 6-4. "Saya sangat senang bisa kembali bermain di Moskow. Karena saya sudah lama menunggu bermain di turnamen ini," katanya seperti dilansir Super Sport, Kamis (17/10/2013).
Ada cerita menarik dibalik kehadiran petenis berusia 24 tahun itu di turnamen ini. Kleybanova mengaku bila dia sangat tersentuh dengan beberapa tulisan surat yang datang untuk memberikan dukungan kepadanya dalam melawan penyakit kanker ini.
"Setelah dokter mendiagnosis saya pada dua tahun lalu, jelas itu membuat saya frustasi. Karena saya berpikir karir olahraga tenis akan segera berakhir, tapi saya sangat emosional untuk segera kembali ke lapangan," ucapnya.
Akan tetapi ia menegaskan bukan tipikal pemain yang membutuhkan belasungkawa. Namun setelah menjalani pemulihan, Kleybanova menemukan dukungan yang besar kepada dirinya sehingga membuatnya tersentuh.
"Lewat keberhasilan saya melaju ke perempat final ini, saya ingin berterima kasih kepada mereka semua atas simpati dan dukungannya," tutupnya.
(akr)