Pembuktian Pro Duta bukan anak emas LPIS

Senin, 28 Oktober 2013 - 14:24 WIB
Pembuktian Pro Duta...
Pembuktian Pro Duta bukan anak emas LPIS
A A A
Sindonews.com - Raihan yang dicapai Pro Duta FC dengan menjuarai grup K babak playoff Indonesian Premier League (IPL) 2013 cukup mengejutkan. Selain membuka kans berkompetisi di liga unifikasi 2014, sukses itu menjawab tudingan miring sekelompok orang tentang Pro Duta.

Chief Executive Officer (CEO) Pro Duta FC Wahyu Wahab mengakui, jika selama penyelenggaraan IPL bergulir sejumlah pihak menyebutkan jika klub yang dipimpinnya itu merupakan anak emas PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), operator IPL. Munculnya tudingan tersebut, karena melihat Pro Duta yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Mulai saat masih bernama Pro Titan hingga saat ini, Pro Duta. Perkembangan tersebut memantik sejumlah pihak menyimpulkan jika Kuda Pegasus anak emas LPIS. Tak ayal, prestasi yang diraih dianggap adanya campur tangan LPIS. ''Ini yang saya sesalkan, kenapa ada argumen seperti ini sejak dulu, yang mengatakan jika Pro Duta anak emas LPIS. Entah dari masa alasan seperti itu,” ungkap Wahyu.

Namun Wahyu enggan menyebutkan lahirnya tudingan tersebut. Ia hanya mengatakan jika itu sudah lama berlangsung. Menurut Wahyu, raihan prestasi yang menanjak dicapai Pro Duta menyebabkan, munculnya tudingan tersebut.

Diyakini, tudingan tersebut muncul karena pemilik Pro Duta adalah Sihar Sitorus, mantan anggota Exco PSSI. Nah, setelah Sihar tak lagi menjabat sebagai anggota Exco, tudingan itu bukannya hilang. Malah kian kuat yang menyebutkan, langkah Pro Duta di IPL kerap dimuluskan LPIS.

Dengan tegas, Wahyu membantah tudingan tersebut Menurutnya, apa yang diraih Rahmad Hidayat dkk adalah buah dari kerja keras tim selama ini. Pembuktian telah dilakukan di babak play off off tim IPL 2013. Pro Duta sukses menunjukan kedigdayaannya di Grup K.

''Inilah yang saya tidak mengerti. Sekarang sudah jelaskan, apa yang Pro Duta raih itu tidak ada bantuan dari LPIS. Murni ini adalah perjuangan tim. Dari awal babak playoff ini semua sudah tahu, bagaimana perjuangan kami sampai kami berhasil juara grup,” tegasnya.

Raihan ini pun mementahkan tudingan miring tersebut. Diakuinya, skuad Pro Duta yang berisikan pemain muda berbakat menunjukkan jika mampu menjadikan permainan yang menghibur. Inilah yang dilakukan pihaknya mengembangkan dunia sepakbola Indonesia. ''Silakan bandingkan dengan tim atau klub lain. Kami tidak membanggakan Pro Duta, kami hanya berusaha melatih dan memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
Pro-Kontra Charly Sebagai...
Pro-Kontra Charly Sebagai Duta Pendidikan
Pro Arie Kriting soal...
Pro Arie Kriting soal Duta PON XX, Dian Sastrowardoyo: Waktunya Saudara Papua Terwakili
Dubes RI untuk AS Rosan...
Dubes RI untuk AS Rosan Roeslani Terima Penghargaan Henry G Bennet Award
Presiden Jokowi Lantik...
Presiden Jokowi Lantik 12 Duta Besar RI
Dituduh Mata-mata, Iran...
Dituduh Mata-mata, Iran Tahan Wakil Duta Besar Inggris di Teheran
Ini Hasil Foto Kamera...
Ini Hasil Foto Kamera realme 9 Pro+, Suka Nggak?
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
1 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
4 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
17 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved