Ini alasan Mourinho tak berjabat tangan dengan Pellegrini
Senin, 28 Oktober 2013 - 14:47 WIB
Ini alasan Mourinho tak berjabat tangan dengan Pellegrini
A
A
A
Sindonews.com – Juru taktik Chelsea, Jose Mourinho, mengungkapkan alasannya tak berjabat tangan dengan pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini. Ia beralasan lebih memilih menghampiri anaknya di bangku penonton ketimbang menghampiri Pellegrini.
Pada laga Chelsea kontra Manchester City pada Minggu (27/10) malam, Mourinho mengaku telah membelikan tiket untuk anaknya, namun Chelsea justru memberikan tiket di kategori belakang bangku cadangan tim lawan. Alhasil pelatih asal Portugal itu mengaku kecewa.
Namun kekecewaan itu berubah menjadi kegembiraan setelah Chelsea meraih kemenangan 2-1 atas City, berkat gol kemenangan yang dilesatkan Fernando Torres di penghujung laga. Usai gol tersebut Mourinho pun langsung menghampiri sang anak yang berada di bangku penonton.
Saking senangnya bersama sang anak, Mourinho pun lupa bahwa Pellegrini menunggu di pinggir lapangan untuk berjabat tangan. Namun, pelatih asal Chili itu tak mau menunggu lama dan memilih untuk masuk ke ruang ganti pemain.
“Saya pikir Chelsea bersalah karena saya membeli tiket untuk anak saya tapi mereka memberi tiket kepada anak saya di belakang bangku cadangan lawan,” ungkap Mourinho seperti dikutip Sport Mole, Senin.
“Mereka (Chelsea) harus mengubahnya dan memberikan tiket anak saya di belakang bangku saya. Saya menghampiri dia, saya berjanji bahwa saya akan menghampiri dia dan pada laga berikutnya anda akan melihat dia di sana lagi,” pungkasnya.
Pada laga Chelsea kontra Manchester City pada Minggu (27/10) malam, Mourinho mengaku telah membelikan tiket untuk anaknya, namun Chelsea justru memberikan tiket di kategori belakang bangku cadangan tim lawan. Alhasil pelatih asal Portugal itu mengaku kecewa.
Namun kekecewaan itu berubah menjadi kegembiraan setelah Chelsea meraih kemenangan 2-1 atas City, berkat gol kemenangan yang dilesatkan Fernando Torres di penghujung laga. Usai gol tersebut Mourinho pun langsung menghampiri sang anak yang berada di bangku penonton.
Saking senangnya bersama sang anak, Mourinho pun lupa bahwa Pellegrini menunggu di pinggir lapangan untuk berjabat tangan. Namun, pelatih asal Chili itu tak mau menunggu lama dan memilih untuk masuk ke ruang ganti pemain.
“Saya pikir Chelsea bersalah karena saya membeli tiket untuk anak saya tapi mereka memberi tiket kepada anak saya di belakang bangku cadangan lawan,” ungkap Mourinho seperti dikutip Sport Mole, Senin.
“Mereka (Chelsea) harus mengubahnya dan memberikan tiket anak saya di belakang bangku saya. Saya menghampiri dia, saya berjanji bahwa saya akan menghampiri dia dan pada laga berikutnya anda akan melihat dia di sana lagi,” pungkasnya.
(nug)