Marquez tak ingin kehilangan konsentrasi
Kamis, 31 Oktober 2013 - 23:07 WIB
Marquez tak ingin kehilangan konsentrasi
A
A
A
Sindonews.com - Marc Marquez tak memperdulikan peningkatan performa yang ditunjukkan kompetitornya Jorge Lorenzo, meskipun harus menjalani balapan penentuan juara MotoGP seri terakhir di Valencia, pada 10 November mendatang.
Lorenzo sukses memangkas raihan 44 poin menjadi 13 poin, setelah pembalap Repsol Honda itu menerima sanksi diskualifikasi ketika mengabaikan perintah pit stop di atas lap ke-10 saat balapan di Sirkuit Phillip Island Australia. Ditambah dengan kegagalannya mengalahkan rival utamanya di Motegi, pekan lalu.
Akan tetapi, jelang penentuan gelar tahun ini yang akan berlangsung di Valencia Spanyol. Pimpinan klasemen pembalap ini mengaku bahwa keunggulan poin saat ini masih aman.
"Saat balapan di Motegi, saya memiliki keyakinan yang baik sejak awal, tapi kemudian setiap lap yang saya lalui terasa lebih sulit mengejar Lorenzo. Saya mencoba untuk menyalip dia, tapi saya melihat bahwa ada banyak risiko jika saya melakukan itu. Kemudian saya berkata: ok, itu jauh lebih baik meraih 20 poin pada balapan tersebut," cerita Marquez dilansir Eurosport, Kamis (31/10/2013).
"Sekarang Valencia sangat menarik untuk disaksikan. Saya hanya harus berkonsentrasi pada pekerjaan saya dalam membangun kecepatan motor, dan mencoba untuk melakukan yang terbaik. Kami tidak bisa melupakan bahwa ini adalah musim pertama saya bersama Honda. Meskipun trofi juara bukan target awal yang dimiliki tim, tapi bagaimanapun , kami akan mencoba 100 persen merealisasikannya," timpal juara Moto2 menanggapi balapan seri terakhir di Valencia.
Melihat rekan jejaknya, dari tiga kali tampil di Valencia, Marquez sudah mengemas satu kemenangan. Itu terjadi tepat pada tahun lalu sewaktu dirinya masih berada di kelas Moto2. Kini ia ingin mengulang momentum tersebut dan berharap bisa mewaujudkan impiannya itu.
Lorenzo sukses memangkas raihan 44 poin menjadi 13 poin, setelah pembalap Repsol Honda itu menerima sanksi diskualifikasi ketika mengabaikan perintah pit stop di atas lap ke-10 saat balapan di Sirkuit Phillip Island Australia. Ditambah dengan kegagalannya mengalahkan rival utamanya di Motegi, pekan lalu.
Akan tetapi, jelang penentuan gelar tahun ini yang akan berlangsung di Valencia Spanyol. Pimpinan klasemen pembalap ini mengaku bahwa keunggulan poin saat ini masih aman.
"Saat balapan di Motegi, saya memiliki keyakinan yang baik sejak awal, tapi kemudian setiap lap yang saya lalui terasa lebih sulit mengejar Lorenzo. Saya mencoba untuk menyalip dia, tapi saya melihat bahwa ada banyak risiko jika saya melakukan itu. Kemudian saya berkata: ok, itu jauh lebih baik meraih 20 poin pada balapan tersebut," cerita Marquez dilansir Eurosport, Kamis (31/10/2013).
"Sekarang Valencia sangat menarik untuk disaksikan. Saya hanya harus berkonsentrasi pada pekerjaan saya dalam membangun kecepatan motor, dan mencoba untuk melakukan yang terbaik. Kami tidak bisa melupakan bahwa ini adalah musim pertama saya bersama Honda. Meskipun trofi juara bukan target awal yang dimiliki tim, tapi bagaimanapun , kami akan mencoba 100 persen merealisasikannya," timpal juara Moto2 menanggapi balapan seri terakhir di Valencia.
Melihat rekan jejaknya, dari tiga kali tampil di Valencia, Marquez sudah mengemas satu kemenangan. Itu terjadi tepat pada tahun lalu sewaktu dirinya masih berada di kelas Moto2. Kini ia ingin mengulang momentum tersebut dan berharap bisa mewaujudkan impiannya itu.
(nug)